Perppu Pilkada Bikin Pakar Tata Negara Bingung Cari Solusi

Minggu, 05 Oktober 2014 - 17:29 WIB
Perppu Pilkada Bikin...
Perppu Pilkada Bikin Pakar Tata Negara Bingung Cari Solusi
A A A
JAKARTA - Kekisruhan rencana penerbitan Perppu Pilkada membuat para pakar hukum tata negara bingung. Mereka bingung mencari solusi agar tidak ada kekosongan hukum saat Perppu Pilkada ditolak oleh DPR.

Kebingungan ini secara jujur diungkap oleh Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD dalam kicauannya di akun Twitter @mohmafudmd.

"Bnyk yg nanya: bgm jln keluarnya. Jujur sy blm tahu. Baru prtama trjadi UU dicabut tp diganti dgn Perppu yg belm tentu disetujui DPR," kicau Mahfud, Minggu (5/10/2014).

Menurutnya para ahli hukum tata negara belum ada yang memberi jalan keluar secara hukum jika kekosongan hukum itu terjadi. Paling mungkin, kata Mahfud, DPR menyetujui Perppu tersebut.

Mahfud sebelumnya mengatakan, Perppu Pilkada yang akan diterbitkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpotensi menimbulkan kekosongan hukum.

Pasalnya, perppu akan membatalkan UU Pilkada yang baru disahkan oleh DPR periode 2009-2014 di akhir masa baktinya. Namun jika pembahasan Perppu Pilkada ditolak oleh DPR periode baru, maka akan ada kekosongan hukum.

Jika terjadi kekosongan hukum, maka akan timbul masalah pada pertengahan 2015. Karena pada saat itu harus ada penggantian banyak kepala daerah.

"(Penggantian kepala daerah itu) memakai hukum apa? Ini yang harus diantisipasi oleh negara," tutur Mahfud.
(hyk)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved