Desakan Islah Antarkubu di PPP Menguat
Selasa, 23 September 2014 - 09:39 WIB
Desakan Islah Antarkubu di PPP Menguat
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di daerah hingga pusat menginginkan agar elite PPP berdamai.
Perdamaian atau islah dianggap sebagai jalan untuk melancarkanperhelatan Muktamar PPP Oktober nanti.
Ketua DPP PPP M Arwani Thomafi mengatakan, telah mengirim surat resmi ke mahkamah partai.
Langkah itu untuk menyelesaikan konflik internal partai berlambang kakbah itu.
"Kami memohon agar Mahkamah Partai segera menyelesaikan masalah di internal partai," kata Arwani melalui pesan tertulis yang diterima Sindonews, Selasa (23/9/2014).
Dia menginginkan Mahkamah Partai yang akan menjadi juru damai dalam konflik internal PPP.
"Sebelum Mahkamah Partai memutuskan atas masalah ini, agar kedua belah pihak menahan diri," terangnya.
Sekretaris DPW PPP Jawa Tengah Suryanto menjelasakan, hasil Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PPP Jawa Tengah akhir pekan lalu mendorong terjadinya islah atas konflik yang terjadi di internal partai.
"Islah ditempuh dengan dua cara yakni meminta Majelis Syariah menjadi mediator terhadap dua pihak yang berseteru," kata dia.
"Kami juga mengajukan permohonan ke Mahkamah Partai untuk menyelesaikan masalah ini," sambungnya.
Suryanto mengatakan, DPW PPP Jawa Tengah juga menginisiasi penggalangan dukungan DPW lainnya untuk mendorong terjadinya islah di internal PPP.
Kata dia, saat ini sedikitnya 10 DPW telah berkomunikasi terkait dorongan islah di internal partai berbasis massa Islam tersebut.
Terakhir, Suryanto menyampaikan islah menjadi kunci untuk menggelar Muktamar PPP.
Menurut dia, tidak ada muktamar sebelum terjadinya islah. "Ada 10 DPW PPP yang kami kontak, mereka siap. Kita mencoba sama-sama untuk menjadi pelopor Islah," katanya.
Sekadar informasi, konflik internal di PPP terjadi setelah adanya aksi saling pecat dari dua kubu yakni pihak Romahurmuziy dengan Suryadharma Ali (SDA).
Perdamaian atau islah dianggap sebagai jalan untuk melancarkanperhelatan Muktamar PPP Oktober nanti.
Ketua DPP PPP M Arwani Thomafi mengatakan, telah mengirim surat resmi ke mahkamah partai.
Langkah itu untuk menyelesaikan konflik internal partai berlambang kakbah itu.
"Kami memohon agar Mahkamah Partai segera menyelesaikan masalah di internal partai," kata Arwani melalui pesan tertulis yang diterima Sindonews, Selasa (23/9/2014).
Dia menginginkan Mahkamah Partai yang akan menjadi juru damai dalam konflik internal PPP.
"Sebelum Mahkamah Partai memutuskan atas masalah ini, agar kedua belah pihak menahan diri," terangnya.
Sekretaris DPW PPP Jawa Tengah Suryanto menjelasakan, hasil Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PPP Jawa Tengah akhir pekan lalu mendorong terjadinya islah atas konflik yang terjadi di internal partai.
"Islah ditempuh dengan dua cara yakni meminta Majelis Syariah menjadi mediator terhadap dua pihak yang berseteru," kata dia.
"Kami juga mengajukan permohonan ke Mahkamah Partai untuk menyelesaikan masalah ini," sambungnya.
Suryanto mengatakan, DPW PPP Jawa Tengah juga menginisiasi penggalangan dukungan DPW lainnya untuk mendorong terjadinya islah di internal PPP.
Kata dia, saat ini sedikitnya 10 DPW telah berkomunikasi terkait dorongan islah di internal partai berbasis massa Islam tersebut.
Terakhir, Suryanto menyampaikan islah menjadi kunci untuk menggelar Muktamar PPP.
Menurut dia, tidak ada muktamar sebelum terjadinya islah. "Ada 10 DPW PPP yang kami kontak, mereka siap. Kita mencoba sama-sama untuk menjadi pelopor Islah," katanya.
Sekadar informasi, konflik internal di PPP terjadi setelah adanya aksi saling pecat dari dua kubu yakni pihak Romahurmuziy dengan Suryadharma Ali (SDA).
(dam)