Mantan Calon Bupati Banyuasin Dipanggil KPK

Rabu, 03 September 2014 - 13:01 WIB
Mantan Calon Bupati...
Mantan Calon Bupati Banyuasin Dipanggil KPK
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan mantan calon Bupati Banyuasin Haswar Bidui. Pemeriksaan ini terkait penyidikan kasus dugaan merintangi penyidikan dan pemberian keterangan tidak benar dalam sidang terdakwa Akil Mochtar.

Haswar akan diperiksa sebagai saksi Muhtar Ependy, tersangka dalam kasus tersebut. Muhtar merupakan orang dekat Akil Mochtar mantan ketua MK.

"Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ME (Muhtar Ependy)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, di Jakarta, Rabu (3/9/2014).

Dalam perkara itu, Haswar sempat memberi keterangan ke KPK menyoal permintaan uang yang diminta Akil Mochtar melalui Muhtar Ependy. Muhtar sendiri disebut-sebut sebagai 'pengatur' suap untuk Akil di daerah Sumatra. Namun, Muhtar sudah membantah hal tersebut.

Sebelumnya Haswar juga sempat diperiksa KPK terkait penyidikan atas kasus suap penanganan sengketa pemilukada di Mahkamah Konstitusi atas tersangka Akil Mochtar. Dalam keterangannya, Haswar mengaku sempat dimintai uang oleh Muhtar untuk memuluskan sengketa Pemilukada Banyuasin, Sumatera Selatan.

Dalam perkara tersebut, penyidik KPK telah menetapkan Muhtar sebagai tersangka pada Jumat 18 Juli 2014. Muhtar disangka merintangi proses penyidikan, persidangan, dan menyampaikan keterangan palsu dalam persidangan.

Saat menjadi saksi Akil beberapa waktu lalu, Muhtar mencabut keterangannya yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan ketika diperiksa KPK. Muhtar mengatakan kepada majelis hakim bahwa semua keterangan dalam BAP disampaikannya kepada tim penyidik KPK dalam kondisi tertekan dan terancam.

Muhtar mengklain mendapatkan ancaman dan teror dari beberapa calon kepala daerah serta sejumlah pihak lainnya. Menurut Muhtar, ia disangka makelar oleh para kepala daerah tersebut dalam pengurusan sengketa pemilukada di MK. Kini, Muhtar sudah ditahan di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat.
(kur)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Profil Djamari Chaniago,...
Profil Djamari Chaniago, Mantan Pangkostrad yang Dilantik Jadi Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved