Kriteria KSAD Versi Panglima TNI

Selasa, 22 Juli 2014 - 10:07 WIB
Kriteria KSAD Versi...
Kriteria KSAD Versi Panglima TNI
A A A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menegaskan, pergantian Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman, tidak ada kaitannya dengan pengumuman pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

Sementara, siapa kandidat terkuat pengganti Budiman, Moeldoko enggan menjawab. Ia mengatakan, siapapun penggantinya, tentu orang tersebut telah disiapkan dengan baik dan tidak akan berpengaruh dengan proses pengamanan pilpres.

Ia memastikan, pengganti Jenderal Budiman segera diumumkan, menunggu Surat Keputusan Presiden (Kepres) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"TNI itu terstruktur dalam rantai komando yang kuat. Karenanya, siapapun yang menduduki jabatan KSAD, sudah disiapkan sebaik-baiknya dan telah memahami struktur AD," tegas Moeldoko saat ditemui wartawan seusai memimpin Apel Siaga Pengamanan Pilpres 2014 di Mabes AD, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014).

Lebih lanjut Moeldoko mengatakan, pihaknya belum mengetahui kandidat yang akan menggantikan Jenderal Budiman. "Saya juga belum ada nama. Kita tunggu, mungkin hari ini akan keluar Keputusan Presiden. Di TNI biasanya lima menit terakhir baru ditentukan. Sabar saja," tuntasnya.
(maf)
Berita Terkait
DPR: Idealnya Pergantian...
DPR: Idealnya Pergantian Panglima TNI dan KSAD Setelah Pemilu 2024
Pengamat: Pergantian...
Pengamat: Pergantian Panglima TNI dan KSAD Tidak Perlu Menunggu Pemilu 2024 Usai
Usulan Pergantian Panglima...
Usulan Pergantian Panglima TNI dan KSAD Setelah Pemilu 2024 Dinilai Tak Relevan
Pengamat Militer: Tidak...
Pengamat Militer: Tidak Ada Keterkaitan Tahapan Pemilu dengan Pergantian Panglima TNI dan KSAD
Majelis Hakim Kabulkan...
Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Pergantian Jenis Kelamin Serda Aprilia
Jelang Pergantian Tahun,...
Jelang Pergantian Tahun, Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur Dikepung Banjir
Berita Terkini
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved