Pengamat Militer: Tidak Ada Keterkaitan Tahapan Pemilu dengan Pergantian Panglima TNI dan KSAD
Senin, 31 Juli 2023 - 21:08 WIB
loading...
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono didampingi para kepala staf TNI dan Wakapolri seusai mengecek pasukan pada Upacara Gaktib dan Yustisi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (8/3/2023). Foto/Dok MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono akan pensiun pada November dan Desember 2023. Apakah pergantian keduanya akan berpengaruh pada tahapan Pemilu 2024 yang pada bulan tersebut memasuki kampanye?
Pengamat militer yang juga Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi berpandangan bahwa tidak ada keterkaitan langsung antara proses pergantian Panglima TNI maupun KSAD dengan tahapan Pemilu 2024.
"Dalam berbagai kesempatan, saya sering mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada keterkaitan langsung antara tahapan pelaksanaan pemilu dengan pergantian Panglima TNI maupun KSAD," kata Khairul saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (31/7/2023).
Menurut dia, rentan-rawan atau tidaknya penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024 jelas lebih bergantung pada integritas penyelenggara, pemerintah, peserta pemilu, dan masyarakat. Bahkan, sukses pengamanan Pemilu 2024 jelas bukan ditentukan oleh TNI, melainkan sinergi dari banyak institusi, di antaranya ada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Intelijen Negara (BIN), dan lain-lain.
Baca Juga: DPR: Idealnya Pergantian Panglima TNI dan KSAD Setelah Pemilu 2024
Pengamat militer yang juga Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi berpandangan bahwa tidak ada keterkaitan langsung antara proses pergantian Panglima TNI maupun KSAD dengan tahapan Pemilu 2024.
"Dalam berbagai kesempatan, saya sering mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada keterkaitan langsung antara tahapan pelaksanaan pemilu dengan pergantian Panglima TNI maupun KSAD," kata Khairul saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (31/7/2023).
Menurut dia, rentan-rawan atau tidaknya penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024 jelas lebih bergantung pada integritas penyelenggara, pemerintah, peserta pemilu, dan masyarakat. Bahkan, sukses pengamanan Pemilu 2024 jelas bukan ditentukan oleh TNI, melainkan sinergi dari banyak institusi, di antaranya ada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Intelijen Negara (BIN), dan lain-lain.
Baca Juga: DPR: Idealnya Pergantian Panglima TNI dan KSAD Setelah Pemilu 2024
Lihat Juga :