Pakar Hukum Nilai Hukuman Mati Layak untuk Akil

Selasa, 01 Juli 2014 - 12:16 WIB
Pakar Hukum Nilai Hukuman...
Pakar Hukum Nilai Hukuman Mati Layak untuk Akil
A A A
JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti (Usakti) Jakarta, Abdul Fickar Hadjar mengatakan, hukuman seumur hidup untuk mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar sudah setimpal dengan perbuatannya.

Akil diketahui merupakan terdakwa suap sengketa pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sebab, MK merupakan lembaga tinggi negara yang setingkat presiden.

Terlebih, kata dia, seorang hakim konstitusi merupakan seorang negarawan. Sehingga, kata dia, kesalahan kecil pun seharusnya dihindari oleh seorang hakim konstitusi.

"Bahkan kalau hukum mati tidak melanggar HAM, hukuman itu pantas juga buat dia (Akil)," ujar Abdul Fickar Hadjar kepada Sindonews saat dihubungi, Selasa (1/7/2014).

Karena, sambung dia, perbuatan yang telah dilakukan Akil telah menjatuhkan nama baik MK yang merupakan lembaga tinggi negara selevel presiden.

"Sehingga masyarakat tidak percaya pada lembaga tinggi negara itu. Dosa paling besar itu. Dalam konteks negarawan, enggak bisa diampuni itu," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved