Tim Jokowi-JK Desak Bawaslu Tindaklanjuti Laporan Guru

Jum'at, 27 Juni 2014 - 15:38 WIB
Tim Jokowi-JK Desak...
Tim Jokowi-JK Desak Bawaslu Tindaklanjuti Laporan Guru
A A A
JAKARTA - Tim advokasi pemenangan pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla mendesak kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menindaklanjuti laporan guru menyoal surat pribadi atas nama Prabowo Subianto.

Tim pasangan Jokowi-JK menilai, surat pribadi atas nama Prabowo kepada sejumlah guru diduga melanggar pemilu. Maka itu, pihaknya meminta kepada Bawaslu untuk mengusut peredaran surat tersebut.

"Berkaitan dengan laporan FSGI (Federasi Serikat Guru Indonesia) pada hari Kamis kemarin tentang adanya dugaan pelanggaran kampanye tim Prabowo-Hatta ke Bawaslu serta pengiriman surat secara masif ke Gunung Kidul, maka perlu kami perkuat berdasarkan alat bukti yang ada," ujar Ketua tim advokasi Komite Pemenangan Jokowi-JK, Mixil Mina Munir, di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (27/6/2014).

Menurut Mixil, tujuan tim advokasi datang ke Bawaslu untuk meminta kejelasan dalam mengusut masalah tersebut. Pihaknya menduga beredarnya surat pribadi itu sudah disetujui oleh tim pemenangan Prabowo-Hatta.

Hal itu dibuktikan dengan pernyataan Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD dan Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Tantowi Yahya di beberapa media.

"Selanjutnya berdasarkan pemberitaan media massa Kamis 26 Juni 2014, Tantowi Yahya juga mengakui bahwa pengiriman surat ke guru adalah keputusan tim sukses parpol pengusung," ungkapnya.

Sebelumnya, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) di Jakarta melaporkan dugaan pelanggaran pemilu melalui beredarnya surat pribadi atas nama Prabowo Subianto ke sejumlah SMA di Jakarta kepada Bawaslu. Surat pribadi itu masuk ke sejumlah sekolah seperti SMA 76, SMA 100, SMA 75, SMK 56 dan SMK Swasta Poncol.
(kri)
Berita Terkait
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Ketua Bawaslu Sebut...
Ketua Bawaslu Sebut Black Campaign Sudah Dimulai di Media Sosial
Kurang Sepekan Coblosan,...
Kurang Sepekan Coblosan, Kampanye Hitam Bertebaran Benturkan 2 Paslon di Konawe Selatan
Mengantisipasi Kampanye...
Mengantisipasi Kampanye Media Sosial Menjelang Pemilu 2024
Jelang Pemungutan Suara,...
Jelang Pemungutan Suara, Pramono Ingatkan Jangan Main-main Kampanye Hitam
Respons Kampanye Negatif,...
Respons Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tetap Bertindak Santun
Berita Terkini
KPK Tak Bisa Ambil Alih...
KPK Tak Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah seperti Pungut Barang di Jalan
Anggota BPK Bobby Rizaldi...
Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar soal Pengaturan Status Opini WTP Pemkab Muara Enim
JPU Harap Majelis Hakim...
JPU Harap Majelis Hakim Tolak Eksepsi Dokter Tifa, Minta Sidang Dilanjutkan ke Materi Pokok Perkara
Mantan Wakil Ketua KPK...
Mantan Wakil Ketua KPK Sebut Pengalihan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Acuan Hukumnya
Profil Chatarina Girsang,...
Profil Chatarina Girsang, Jaksa yang Ikut Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Kejagung: Beliau Ada, Tinggal Diperiksa Saja
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved