Wiranto 'Serang' Prabowo, Tim Jokowi Dinilai Panik
Minggu, 22 Juni 2014 - 01:50 WIB
Wiranto 'Serang' Prabowo, Tim Jokowi Dinilai Panik
A
A
A
JAKARTA - Kubu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) dinilai sedang panik.
Hal demikian terkait jumpa pers anggota tim pemenangan Jokowi-JK yang juga mantan Panglima ABRI, Jenderal Purn Wiranto, pada Kamis 19 Juni 2014, yang memberikan pernyataan berbagai hal terkait Prabowo Subianto.
"Wiranto melakukan kesalahan fatal. Saya melihat tim Jokowi panik," ujar pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago, kepada Sindonews, Sabtu 21 Juni, malam.
Sekadar diketahui, pernyataan Wiranto pada jumpa pers belum lama ini di antaranya tentang dasar pemberhentian Prabowo dari TNI dan mengaitkannya dengan kasus penculikan aktivis pada 1998.
"Wiranto terjebak sendiri, jika memang benar yang disampaikan. Wiranto bunuh diri, sebab Wiranto juga terlibat karena Prabowo Pangkostrad dan Wiranto Panglima ABRI," katanya.
Seperti diketahui, kemarin Wiranto telah mengeluarkan pernyataan sikap terkait hasil sidang DKP. Dalam pernyataannya, Wiranto menilai aksi penculikan aktivis medio 1998 terjadi atas inisiatif pribadi Prabowo saat menjabat Danjen Kopassus.
Atas pernyataannya itu, kubu pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pun melaporkan Wiranto ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Perlu diketahui, saat ini Wiranto menjadi salah satu tim pemenangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.
Hal demikian terkait jumpa pers anggota tim pemenangan Jokowi-JK yang juga mantan Panglima ABRI, Jenderal Purn Wiranto, pada Kamis 19 Juni 2014, yang memberikan pernyataan berbagai hal terkait Prabowo Subianto.
"Wiranto melakukan kesalahan fatal. Saya melihat tim Jokowi panik," ujar pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago, kepada Sindonews, Sabtu 21 Juni, malam.
Sekadar diketahui, pernyataan Wiranto pada jumpa pers belum lama ini di antaranya tentang dasar pemberhentian Prabowo dari TNI dan mengaitkannya dengan kasus penculikan aktivis pada 1998.
"Wiranto terjebak sendiri, jika memang benar yang disampaikan. Wiranto bunuh diri, sebab Wiranto juga terlibat karena Prabowo Pangkostrad dan Wiranto Panglima ABRI," katanya.
Seperti diketahui, kemarin Wiranto telah mengeluarkan pernyataan sikap terkait hasil sidang DKP. Dalam pernyataannya, Wiranto menilai aksi penculikan aktivis medio 1998 terjadi atas inisiatif pribadi Prabowo saat menjabat Danjen Kopassus.
Atas pernyataannya itu, kubu pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pun melaporkan Wiranto ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Perlu diketahui, saat ini Wiranto menjadi salah satu tim pemenangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.
(maf)