Diusulkan Jadi Menteri, Krisnina Pilih Urus Akbar Tanjung
Kamis, 19 Juni 2014 - 15:45 WIB
Diusulkan Jadi Menteri, Krisnina Pilih Urus Akbar Tanjung
A
A
A
JAKARTA - Istri Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, Krisnina Maharani diusulkan untuk menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, jika Prabowo-Hatta terpilih jadi Presiden-Wakil Presiden 2014-2019.
Hal demikian tentunya jika pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014-2019. Usulan itu dilontarkan oleh Wardatul Asriah, istri dari Ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali pada acara deklarasi dukungan Melati Praja untuk Prabowo-Hatta, hari ini.
"Kami dari PPP senang sekali hari ini bisa hadir, kita telah mendengarkan sambutan luar biasa dari Ibu Nina (panggilan Krisnina). Cocok enggak jadi menteri ?" tanya Wardatul Asriah kepada ratusan kaum ibu di kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (19/6/2014).
Ratusan ibu yang tergabung dalam Melati Merah Putih Selalu Dihati untuk Prabowo Hatta Rajasa (Melati Praja) itu serentak menyatakan bila Krisnina layak menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
"Cocok, saya selaku aktivis perempuan sangat mendukung perempuan yang luar biasa ini (Krisnina). Begitu saya diundang Ibu Nina, saya langsung penuhi. Kenapa? Saya yakin acara yang selalu dikemas ibu Nina akan menarik," kata Wardatul.
Krisnina Maharani pun langsung menanggapi. Krisnina menolak usulan yang menginginkannya untuk menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu.
"Saya enggak mau menjadi menteri. Saya mau fokus jadi istri Pak Akbar Tandjung saja, urusi Pak Akbar Tandjung dan anak-anak," kata Krisnina Maharani.
Hal demikian tentunya jika pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014-2019. Usulan itu dilontarkan oleh Wardatul Asriah, istri dari Ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali pada acara deklarasi dukungan Melati Praja untuk Prabowo-Hatta, hari ini.
"Kami dari PPP senang sekali hari ini bisa hadir, kita telah mendengarkan sambutan luar biasa dari Ibu Nina (panggilan Krisnina). Cocok enggak jadi menteri ?" tanya Wardatul Asriah kepada ratusan kaum ibu di kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (19/6/2014).
Ratusan ibu yang tergabung dalam Melati Merah Putih Selalu Dihati untuk Prabowo Hatta Rajasa (Melati Praja) itu serentak menyatakan bila Krisnina layak menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
"Cocok, saya selaku aktivis perempuan sangat mendukung perempuan yang luar biasa ini (Krisnina). Begitu saya diundang Ibu Nina, saya langsung penuhi. Kenapa? Saya yakin acara yang selalu dikemas ibu Nina akan menarik," kata Wardatul.
Krisnina Maharani pun langsung menanggapi. Krisnina menolak usulan yang menginginkannya untuk menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu.
"Saya enggak mau menjadi menteri. Saya mau fokus jadi istri Pak Akbar Tandjung saja, urusi Pak Akbar Tandjung dan anak-anak," kata Krisnina Maharani.
(dam)