PKB Andalkan Kiai Kampung Menangkan Jokowi-JK

Senin, 16 Juni 2014 - 15:47 WIB
PKB Andalkan Kiai Kampung...
PKB Andalkan Kiai Kampung Menangkan Jokowi-JK
A A A
PEKALONGAN - Rombongan ziarah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke makam Wali Songo terhenti di Gedung Aswaja, Kantor PCNU Pekalongan, Jawa Tengah, untuk bersilaturahim dengan para kiai.

Mewakili rombongan, Ketua DPP PKB M Hanif Dhakiri menegaskan, Gerakan Kyai Kampung menjadi andalan PKB dalam merebut kemenangan hingga 80 persen, untuk Jokowi-JK. Peranan para ulama itu hingga kini masih belum tergantikan.

"Sekali lagi, meski masih terasa lelah saat masa pemilihan legislatif, kami minta tolong pada para kiai untuk kembali membantu memenangkan Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli nanti," ujar Ketua DPP PKB M Hanif Dhakiri, dalam Silaturahim Kiai Kampung untuk Kemenangan Jokowi-JK, Senin (16/6/2014).

Hanif mengakui, kekuatan Kiai Kampung dan Laskar Santri Nusantara menjadi motor utama PKB untuk menyosialisasikan dukungannya terhadap Jokowi-JK, ke tengah lingkungan Nahdliyin.

"Bukalah mata dan pikiran kita, karena Jokowi asli NU-nya. Beliau adalah penganut Aswaja, amaliyahnya sama, suka ziarah kubur, dan salawatan," tegas Hanif.

Sekretaris Badan Pemenangan Jokowi-JK ini membeberkan, masih banyak lagi keseharian mantan Wali Kota Surakarta tersebut yang menguatkan citranya sebagai warga Nahdliyin. Misalnya, dia selalu menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW semasa berkantor di Balai Kota Solo.

Bahkan sang istri, Iriana pernah menjabat di struktural Fatayat NU Kota Surakarta. Untuk itu, PKB harus menjadikan Jokowi sebagai capres, karena Indonesia tidak butuh pemimpin yang hanya jago berorasi semata.

"Pemimpin bisa mauidhoh (berbicara), tapi tidak uswatun hasanah. Kita butuh pemimpin yang menginspirasi masyarakat, maka kita optimis dengan pemikiran yang direstui para ulama, targetnya 80 persen suara untuk kemenangan Jokowi-JK," tegasnya.

Sementara itu, KH Abdul Ghofur mewakili Dewan Syuro DPP PKB dengan lantang memantapkan pilihannya. "Saya akan merasa bersalah dengan NU, PKB, dan Nadhliyin kalau tidak mendukung Jokowi-JK yang sudah jelas NU, ini logika saya," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, selain mendengarkan masukan dari para kiai, DPP PKB berikhtiar membawa serombongan peziarah Wali Songo untuk mendoakan harapan tersebut agar tercapai.

Usai berdoa di Makam Sunan Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat, sampai Brebes, Jawa Tengah, mereka melanjutkan perjalanan ke Demak, Kudus, Pati sampai ke Surabaya, dan berakhir di makam Gus Dur, Jombang, Jawa Timur.
(san)
Berita Terkait
JK Temani Anies Baswedan...
JK Temani Anies Baswedan Kampanye di Kampung Halamannya
Polemik Presiden Boleh...
Polemik Presiden Boleh Kampanye, Jokowi Tunjukkan Isi Pasal UU Pemilu
Ditanya Kapan Kampanye,...
Ditanya Kapan Kampanye, Jokowi: Sampaikan Ketentuan Undang-Undang Saja Sudah Ramai
JK: Masjid Tidak Boleh...
JK: Masjid Tidak Boleh Digunakan untuk Berkampanye
Jusuf Kalla: Kasih Tahu...
Jusuf Kalla: Kasih Tahu Semua Termul-termul Itu, Jokowi Jadi Presiden karena Saya
JK Undang Anis-Cak Imin...
JK Undang Anis-Cak Imin dan Surya Paloh Bukber Jelang Pengumuman Hasil Pilpres, Ada Apa?
Berita Terkini
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved