Hukuman Mati Efektif Turunkan Korupsi di Indonesia

Senin, 16 Juni 2014 - 02:08 WIB
Hukuman Mati Efektif...
Hukuman Mati Efektif Turunkan Korupsi di Indonesia
A A A
JAKARTA - Pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedillah Badrun menilai, penerapan hukuman mati bagi koruptor sangat efektif.

Alasannya, karena pemberantasan korupsi selama 10 tahun ini stagnan, meskipun ada juga beberapa capaian yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan.

Menurutnya, penerapan hukuman mati sama sekali tak melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). "Hukuman mati itu sah dibenarkan di Indonesia, narkoba misalnya. Jadi sesungguhnya konstitusi kita mengenal hukuman mati," kata Ubed, dalam diskusi yang digelar Gerakan Pemuda Anti Korupsi (GEPAK), di Jakarta, Minggu 15 Juni 2014.

Kang Ubed biasa disapa mencontohkan, apa yang diterapkan oleh PM China, Zhu Rongji. ‎Terbukti, lambat laun tindak pidana korupsi di China agak berkurang, setelah diterapkannya hukuman mati bagi para koruptor.

"Intinya, perlu ada implementasi yang jelas dari presiden yang terpilih nanti. Salah satunya, penerapan hukuman mati, dua kandidat yang bertarung tidak sama sekali berani berkomitmen untuk secara tegas melawan korupsi dengan menerapkan hukuman mati," paparnya.
(maf)
Berita Terkait
Saatnya Hukuman Mati...
Saatnya Hukuman Mati bagi Koruptor
Negara yang Menerapkan...
Negara yang Menerapkan Hukuman Mati bagi Koruptor
Hukuman Mati Koruptor...
Hukuman Mati Koruptor Dinilai Tak Beri Efek Jera, Komnas HAM: Ubah Sistemnya
Tanggapi Hukuman Mati...
Tanggapi Hukuman Mati Koruptor, Mahfud: Tegakkanlah dengan Kekuasaanmu
Respons Hukuman Mati...
Respons Hukuman Mati Koruptor, Pakar Hukum Henry: Harus Dibarengi Perbaikan Sistem
Sangarnya Korupsi Miliader...
Sangarnya Korupsi Miliader Truong My Lan, dari Tilap Rp448 Triliun hingga Pencucian Uang Rp293,9 Triliun
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved