PKS-Gerindra kukuhkan koalisi dengan kontrak politik
Sabtu, 17 Mei 2014 - 12:40 WIB
PKS-Gerindra kukuhkan koalisi dengan kontrak politik
A
A
A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah mengukuhkan pilihan politik internalnya untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam mendukung Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
Sikap ini akan diperkuat dengan membuat kontrak politik antara partai yang dipimpin Anis Matta itu dengan partai yang dibentuk Prabowo Subianto di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.
"Setelah pembicaraan intensif selama beberapa waktu belakangan ini antara tim PKS dan tim Gerindra, maka hasilnya ditandatangani siang ini,” kata Kepala Bidang Koordinasi Kehumasan DPP PKS Mardani melalui siaran persnya yang diterima Sindonews, Sabtu (17/5/2014).
Dia menjelaskan salah satu poin penting dalam kontrak politik tersebut, adalah menyangkut dukungan PKS kepada Prabowo Subianto untuk maju sebagai bakal calon presiden (capres). Sementara itu terkait siapa bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan disandingkan dengan Prabowo, pihaknya mengajukan tiga nama.
Pihaknya juga berharap Prabowo Subianto mau memilih satu diantara ketiga nama yang disodorkan itu. “Putusan ada pada Pak Prabowo,” tandasnya.
Sikap ini akan diperkuat dengan membuat kontrak politik antara partai yang dipimpin Anis Matta itu dengan partai yang dibentuk Prabowo Subianto di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.
"Setelah pembicaraan intensif selama beberapa waktu belakangan ini antara tim PKS dan tim Gerindra, maka hasilnya ditandatangani siang ini,” kata Kepala Bidang Koordinasi Kehumasan DPP PKS Mardani melalui siaran persnya yang diterima Sindonews, Sabtu (17/5/2014).
Dia menjelaskan salah satu poin penting dalam kontrak politik tersebut, adalah menyangkut dukungan PKS kepada Prabowo Subianto untuk maju sebagai bakal calon presiden (capres). Sementara itu terkait siapa bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan disandingkan dengan Prabowo, pihaknya mengajukan tiga nama.
Pihaknya juga berharap Prabowo Subianto mau memilih satu diantara ketiga nama yang disodorkan itu. “Putusan ada pada Pak Prabowo,” tandasnya.
(kur)