SBY hanya diam ketika JK laporkan bailout Century

Kamis, 08 Mei 2014 - 19:13 WIB
SBY hanya diam ketika...
SBY hanya diam ketika JK laporkan bailout Century
A A A
Sindonews.com - Mantan Wakil Presiden M Jusuf Kalla (JK) membenarkan sudah melaporkan pemberian dana talangan Rp2,7 triliun kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) hingga akhirnya dana membengkak jadi Rp6,7 triliun.

Menurutnya, laporan itu disampaikan sepulang SBY dari Amerika Serikat pada 26 November 2008. Tetapi SBY hanya mendengar dan tidak mengambil langkah apapun.

"Iya saya laporkan setelah presiden pulang. Beliau pada waktu itu hanya mendengarkan, dan akan membicarakan. Seperti itu," kata JK saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/5/2014).

Pengakuan JK ini berawal saat Hakim Anggota Djoko Subagyo menanyakan kepada JK, apakah selaku Wapres melaporkan pengucuran dana tersebut ke SBY.

Djoko Subagyo penasaran atas pengakuan JK, apakah Boediono dan Sri Mulyani melaporkan pengucuran kedua, ketiga, dan keempat setelah pengucuran pertama Rp2,7 triliun, sehingga total dana PMS Rp6,7 triliun.

"Apakah saudara laporkan juga pengucuran setelahnya ke presiden?" tanya Djoko.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengaku tidak lagi melaporkan kepada SBY. "Saya tidak laporkan lagi setelah itu, karena sudah ada presiden. Jadi tugas saya sudah selesai dalam hal seperti ini," tegasnya.

Sebelumnya, JK seteah mendapat laporan dari Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia Boediono, setelah empat hari dana talangan (bailout) sebesar Rp2,7 triliun diberikan ke Bank Century, JK langsung mengambil tindakan tegas.

JK mengaku mempertanyakan kepada Bank Indonesia terkait pengucuran dana talangan tersebut. Menurutnya, telah terjadi kriminalisasi perbankan, JK spontan menyebut terjadi perampokan.

"Saya tanya kenapa Anda (Gubernur BI) keluarkan (bailout) apa yang salah? Tanya JK kepada Boediono. Pemiliknya mengambil dana dijawab Gubernur BI, terjadi kriminalisasi perbankan. Saya katakan ini perampokan," kata JK.

Ketua PMI ini mengaku bertanya kepada Gubernur Bank Indonesia perihal bailout Bank Century. Bahkan, JK memerintahkan untuk menangkap Robert.

"Saya bertanya ke Gubernur BI kenapa terjadi? Karena pemiliknya yang mengambil uang. Saya bilang kenapa tidak tangkap, katanya tidak ada dasar hukum," terangnya.

Lantas JK menelepon Kapolri waktu itu supaya segera menangkap Robert. "Saya menelepon Kapolri untuk menangkap Robert Tantular, dua jam kemudian ditangkap," tegas JK.
(kri)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved