Kemendagri pantau dan tunggu KPU soal Perppu

Kamis, 08 Mei 2014 - 18:09 WIB
Kemendagri pantau dan...
Kemendagri pantau dan tunggu KPU soal Perppu
A A A
Sindonews.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum menerima permintaan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk memperpanjang rekapitulasi hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengatakan, pihaknya akan mengusulkan dikeluarkannya Perppu itu ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) apabila KPU menginginkannya.

"Sejauh ini belum ada permintaan KPU. Dan pembicaraan saya. Dengan Husni (Ketua KPU) kemarin, KPU masih yakin dapat menyelesaikan tugas sesuai jadwal," ujar Gamawan kepada wartawan melalui pesan singkat, Kamis (8/5/2014).

Hingga saat ini, kata Gamawan, pihaknya terus memantau perkembangan rekapitulasi suara pileg di KPU. "Kan harus jelas dulu isinya, isinya tergantung usulan KPU. Waktu kan masih ada, karena itu kita terus menugaskan staf untuk memantau KPU, sehingga memahami kondisi setiap saat apabila diperlukan dukungan pemerintah," jelasnya.

Akan tetapi, Gamawan berharap Perppu untuk memperpanjang rekapitulasi hasil pileg itu tidak diperlukan oleh KPU. "Karena KPU dapat melaksanakan tugas tepat waktu," tuturnya.

Sekadar diketahui, batas akhir proses rekapitulasi suara pileg yakni pada Jumat 9 Mei 2014 besok. Perppu itu guna menghindari adanya pelanggaran hukum bagi KPU, jika penyelenggara pemilu itu tak mampu menyelesaikan rekapitulasi suara pileg besok.
(kri)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved