ICW buka pos pengaduan rekam jejak calon KASN

Selasa, 06 Mei 2014 - 13:14 WIB
ICW buka pos pengaduan...
ICW buka pos pengaduan rekam jejak calon KASN
A A A
Sindonews.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) membuka pos pengaduan mengenai rekam jejak calon anggota Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Pos pengaduan ini akan menerima laporan masyarakat melalui telepon maupun laporan langsung ke ICW dan mitra jaringan dibeberapa daerah. Pos pengaduan tersebut akan dibuka mulai 6 - 19 Mei 2014.

"Nantinya informasi yang berhasil dikumpulkan akan diberikan kepada pansel sebagai masukan dalam proses seleksi anggota KASN," ujar Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW, Siti Juliantari Rachman, di kantornya, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (6/5/2014).

Menurutnya peran serta dan partisipasi masyarakat sangat penting untuk mengawal rekam jejak calon anggota KASN. "Agar kandidat yang terpilih memiliki rekam jejak yang baik dari sisi integritas, independensi dan memiliki pengetahuan mengenai birokrasi dan sumber daya pemerintahan," terangnya.

Saat ini panitia seleksi KASN menyeleksi 17 calon anggota KASN yang lolos ke tahap tes wawancara. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, seperti akademisi swasta, pensiunan PNS dan birokrat. Seleksi diselenggarakan pada 12-13 Mei 2014.

Sekadar informasi, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) merupakan lembaga nonstruktural yang mandiri dan bebas dari intervensi politik. Dibentuknya KASN ini untuk menciptakan ASN yang profesional dan berkinerja, memberikan pelayanan secara adil dan netral, serta menjadi perekat dan pemersatu bangsa.
(kur)
Berita Terkait
Dilema Aparatur Sipil...
Dilema Aparatur Sipil Negara ke IKN
Berakhlak Jadi Kunci...
Berakhlak Jadi Kunci Transformasi Aparatur Sipil Negara
Kemnaker Lakukan Penyederhanaan...
Kemnaker Lakukan Penyederhanaan Birokrasi Aparatur Sipil Negara
IstanaTegaskan Pengalihan...
IstanaTegaskan Pengalihan Pegawai KPK Tak Bakal Kurangi Independensi
Nekat Mudik atau Keluar...
Nekat Mudik atau Keluar Daerah Saat Libur Imlek, ASN Bakal Disanksi
Pemerintah Tegas Tolak...
Pemerintah Tegas Tolak Revisi UU ASN yang Diinisiasi DPR
Berita Terkini
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved