Koalisi Gerindra bersama PKS hampir final
Minggu, 04 Mei 2014 - 18:04 WIB
Koalisi Gerindra bersama PKS hampir final
A
A
A
Sindonewss.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon mengungkapkan, langkah koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin dekat.
Kata dia, pembicaraan petinggi Partai Gerindra dengan PKS sudah lebih maju dari sebelumnya, termasuk mengenai persamaan platform kedua partai.
"(Pembicaraan) Sudah sangat teknis, bertemu dua hari lalu. Kami juga sudah membaca draf kerja sama, latar belakang, platform, kami 99 persen setujui (platform PKS)," kata Fadli di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Minggu (4/5/2014).
Menurut Fadli, PKS juga sudah menawarkan tiga calon wakil presiden (cawapres) untuk dipertimbangkan mendampingi calon presiden (capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
"Tetapi kita belum bicarakan nama cawapres. Tiga nama itu Aher (Ahmad Heryawan), Anis Matta, dan HNW (Hidayat Nur Wahid)," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Partai Gerindra dengan PKS menjalin komunikasi politik, terakhir ialah pemberian surat dari Prabowo kepada PKS mengenai ihwal koalisi kedua partai. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada keputusan mengenai rencana tersebut.
Kata dia, pembicaraan petinggi Partai Gerindra dengan PKS sudah lebih maju dari sebelumnya, termasuk mengenai persamaan platform kedua partai.
"(Pembicaraan) Sudah sangat teknis, bertemu dua hari lalu. Kami juga sudah membaca draf kerja sama, latar belakang, platform, kami 99 persen setujui (platform PKS)," kata Fadli di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Minggu (4/5/2014).
Menurut Fadli, PKS juga sudah menawarkan tiga calon wakil presiden (cawapres) untuk dipertimbangkan mendampingi calon presiden (capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
"Tetapi kita belum bicarakan nama cawapres. Tiga nama itu Aher (Ahmad Heryawan), Anis Matta, dan HNW (Hidayat Nur Wahid)," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Partai Gerindra dengan PKS menjalin komunikasi politik, terakhir ialah pemberian surat dari Prabowo kepada PKS mengenai ihwal koalisi kedua partai. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada keputusan mengenai rencana tersebut.
(maf)