KPU inventarisasi kasus pemilu

Senin, 14 April 2014 - 15:54 WIB
KPU inventarisasi kasus...
KPU inventarisasi kasus pemilu
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menginventarisasi berbagai persoalan terkait penyelenggaraan Pemilu 9 April lalu. Hasil inventarisasi akan menjadi bahan untuk evaluasi.

"Baru kemudian mengambil kesimpulan atas apa yang terjadi, di mana dan siapa yang bertanggung jawab," kata Komisioner KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (14/4/2014).

Arief menegaskan, KPU telah melaksanakan tahapan pemilu sesuai prosedur, termasuk bimbingan teknis kepada penyelenggara pemilu di lapangan. Jika akhirnya ditemui sejumlah kegagalan, maka hal itu dianggap kesalahan teknis.

"Misalnya ada orang bangun TPS, kemudian rubuh masak iya KPU ribut mengevaluasi itu. Akan dilihat sapa yang bertanggung jawab," ujarnya.

Menurut dia, apakah kesalahan teknis berasal dari tingkat pusat, kabupaten/kota, provinsi, atau petugas panitia pemungutan suara (PPS) yang banyak diberitakan tidak memahami teknis penyelenggaraan pemilu. "Kalau ada ketidaksempurnaan, siapa yang ambil peran itu," tandasnya.

Dengan data dan informasu yang diperoleh, kata Arief, KPU bisa memberikan batasan yang tepat untuk menjatuhkan sanksi. Apabila menyangkut masalah administrasi, maka sanksinya bisa diberhentikan sebagai petugas penyelenggara pemilu.

"Kalau pidana bisa kurungan dan denda. Administrasi paling keras diberhentikan. Paling ringan diperingatkan," tegasnya.

Pada pelaksanaan pemungutan suara 9 April 2014 lalu, ada berbagai persoalan yang muncul. Bahkan, sejumlah daerah harus menggelar pencoblosan ulang. Keterlambatan distribusi logistik terjadi di Papua. Bahkan ada beberapa kasus surat suara yang sudah dicoblos.
(dam)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved