'Jokowi Effect' tak terbukti, Gerindra melonjak 170%

Jum'at, 11 April 2014 - 14:18 WIB
Jokowi Effect tak terbukti,...
'Jokowi Effect' tak terbukti, Gerindra melonjak 170%
A A A
Sindonews.com - Fenomena politik 'Jokowi Effect' yang dibangun tim sukses Jokowi dianggap tidak berpengaruh terhadap perolehan suara untuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilihan Umum legislatif (Pileg) 2014.

Pasalnya, PDIP yang mengandalkan popularitas Jokowi hanya mampu naik 35 persen, dibandingkan dengan hasil Pemilu Legislatif 2009 lalu. Sementara itu, dari hasil hitung cepat atau quick count berbagai lembaga survei, perolehan suara Partai Gerindra melonjak hingga 170 persen.

"Gebrakan Gerindra spektakuler luar biasa, Pemilu lalu hanya dapat 4,4 persen, sekarang hampir 12 persen. Sedangkan PDIP tidak ada kejutan yang berarti, Jokowi Effect juga tidak berasa," ujar Direktur Eksekutif Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara dalam keterangan resminya, Kamis 10 April 2014 malam.

Hasil Pemilu Legislatif 2009 lalu, PDIP mendapatkan 14 persen suara nasional, sedangkan kali ini diperkirakan 19 persen suara nasional. "Artinya, kenaikan suara PDIP dibandingkan dengan pemilu lalu hanya 35 persen," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, perolehan PDIP ini sangat kecil dibandingkan dengan harapan pimpinan PDIP yang menyebutkan suara partai akan naik dengan mencalonkan Jokowi sebagai bakal calon presiden. "Jokowi Effect tidak terbukti sama sekali, dalam Pemilu kali ini," ucapnya.

Dibandingkan Jokowi Effect, lebih terasa Rhoma Irama Effect, karena hasil fantastis juga diraih oleh PKB. Tahun 2009, PKB mendapatkan suara nasional 4,9 persen suara nasional. Sekarang diperkirakan 9,4 persen suara nasional. Kenaikan suara PKB adalah 91 persen.
(hyk)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved