Penjelasan KPU soal surat suara tertukar

Jum'at, 11 April 2014 - 10:33 WIB
Penjelasan KPU soal...
Penjelasan KPU soal surat suara tertukar
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku masalah surat suara yang tertukar di daerah pemilihan calon anggota legislatif (caleg) DPRD kabupaten/kota karena kesalahan teknis.

Komisioner KPU Bidang Logistik, Arief Budiman mengatakan sempitnya waktu yang tersedia dan faktor kelelahan saat menyeleksi surat suara menyebabkan surat suara itu tertukar.

"Kesalahan semacam itu betul-betul karena problem teknis karena singkat pekerjaan banyak karena faktor kelelahan dan sebagainya," ucap Arief di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (11/4/2014).

Menurutnya, kebanyakan kasus surat suara tertukar lebih banyak didominasi surat suara untuk caleg DPRD kabupaten/kota. Alasannya, dalam satu provinsi bisa ada kesamaan nama kabupaten/kota.

"Karena pabrik kirim di kota tersebut jadi enggak ada tempat lain setelah sortir DPRD ternyata kabupaten kan? Dari beberapa dapil kemungkinan petugas sortir salah memasukkan," jelasnya.

Sementara itu, kesalahan lain adalah saat dilakukan seleksi, KPU kabupaten/kota tidak teliti mencermati proses pemisahan surat suara sebelum dikirim ke masing-masing kecamatan sampai lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

"Kita rekrut ribuan orang di kabupaten kota. Jadi pekerjaan berat rumit harus kontrol yang pekerjaanya bukan kerjaan mereka," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, surat suara tertukar di sejumlah daerah antar daerah pemilihan (dapil). Selain itu terdapat juga daerah yang belum menerima logistik pemilu, karena distribusi logistik terhalang medan dan cuaca ekstrim.

Salah satu daerah yang mengalami adalah Kabupaten Yahukimo. Rencananya pemilu susulan, di Kabupaten Yahukimo akan digelar pada 12 April 2014 mendatang. Sementara daerah yang tertukar suara harus melakukan pemilu ulang sebelum 15 April.
(kur)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Infografis
Khasiat Surat Abasa,...
Khasiat Surat Abasa, Salah Satunya Mendapat Kebaikan di Perjalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved