Pemilu, PSK Dolly tak 'dicoblos' sementara

Rabu, 09 April 2014 - 11:50 WIB
Pemilu, PSK Dolly tak...
Pemilu, PSK Dolly tak 'dicoblos' sementara
A A A
Sindonews.com - Pemilihan Legislatif (Pileg) yang jatuh pada 9 April membuat lokalisasi Dolly harus tutup sementara. Selama dua hari, para Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi tersebut tidak melayani pelanggan. Lokalisasi Dolly tutup sementara sejak tanggal 8 April dan akan beroprasi kembali pada tanggal 10 April, besok.

Forum Komunikasi Masyarakat Lokalisasi Surabaya (FKMLS) Safik mengatakan, penutupan sementara ini dilakukan untuk menghormati ajang pesta demokrasi (Pemilu). "Sebagai bentuk penghormatan Pemilu, para penghuni lokalisasi Dolly sepakat untuk tutup," kata Safik, Rabu (9/4/2014).

Safik mengatakan, setelah perhelatan Pileg ini digelar maka otomatis lokalisasi akan dibuka kembali. Para penghuni lokalisasi mulai mucikari, PSK dan pemilik wisma dapat beraktivitas seperti biasanya.

Dengan tutupnya lokalisasi ini, otomatis suasana lokalisasi kondusif baik siang maupun malam. Saat hari biasa meski di tengah isu penutupan permanen namun jumlah pengunjung masih banyak. Saat penutupan sementara ini, bukan hanya penghuni wisma tapi mulai tukang becak, buruh cuci dan penjual makanan di Dolly juga tidak beraktifitas.

"Tutup selama dua hari. Nanti setelah Pileg dibuka kembali," ujarnya.

Pantauan di lokasi, lokasi Dolly tampak lenggang. Sejumlah PSK rata-rata memilih berdiam diri di dalam wisma dan sebagian ada pula yang pulang kampung. Sementara, untuk TPS di sekitar lokalisasi yang mencoblos adalah warga di sekitar lokalisasi Dolly.
(rsa)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved