Nyapres, Jokowi diminta refleksi diri

Jum'at, 04 April 2014 - 01:00 WIB
Nyapres, Jokowi diminta...
Nyapres, Jokowi diminta refleksi diri
A A A
Sindonews.com - Seorang warga DKI Jakarta Horas AM Naiborhu yang mengirim somasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membantah dirinya 'disetir' oleh oknum.

Padahal, saat mengirimkan somasi, Horas bertindak murni sebagai salah satu warga DKI Jakarta, sebagaimana dibuktikan oleh salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilampirkannya.

"Cara Joko Widodo menanggapi somasi yang menuduh sembarangan, dengan menyatakan bahwa saya disetir oleh oknum, memperlihatkan kapasitas beliau yang sebenarnya. Jokowi sok tahu dan sok pintar," jelas Horas dalam keterangan persnya, Kamis 3 April 2014.

Perlu diketahui, pria yang melaporkan Jokowi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menolak pencalonannya sebagai calon presiden (capres), karena melanggar Undang-undang (UU) tentang pemerintah daerah (pemda) itu, memastikan jika suami Iriana tersebut sama sekali tidak mengetahui apapun tentang dirinya, apalagi mengenal secara personal.

Namun, dengan penuh keyakinan Jokowi menyatakan, "Ya ndak usah dijawab itu sudah jelas sekali. Sangat jelas".

Menurut Horas, pernyataan tersebut memperlihatkan betapa Jokowi tidak melakukan semacam refleksi dan introspeksi, apakah rencana pencalonannya sebagai capres dalam Pilpres 2014 mengandung permasalahan hukum atau tidak.

"Somasi yang dilayangkan ini tidak ada hubungan apapun dengan salah satu partai politik peserta Pemilu 2014, maupun dengan salah satu bakal calon presiden," tegasnya.

Fakta yang sebenarnya yang dilakukan Horas adalah, mengirimkan somasi (teguran) yang pada intinya mengingatkan Jokowi tentang masa jabatan dan sumpah jabatannya sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

Di mana apabila isi somasi tersebut diabaikan dan melanjutkan niatnya untuk menjadi capres dalam Pilpres 2014, maka somasi tersebut akan di tindaklanjuti dengan mendaftarkan gugatan di pengadilan yang berwenang.
(maf)
Berita Terkait
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara,...
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara, KPK Jebloskan Noel ke Lapas Sukamiskin
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved