Menag minta umat Hindu tidak golput
Minggu, 30 Maret 2014 - 15:30 WIB
Menag minta umat Hindu tidak golput
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) meminta agar umat Hindu di Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk mensukseskan pemilu. Baik dalam Pemilu Legislatif (Pileg) pada 9 April mendatang maupun pada Pemilu Presiden (Pilpres) pada 9 Juli.
"Sebentar lagi pemilihan anggota DPR dan DPD pada 9 April, kemudian 9 Juli nanti pemilihan presiden, oleh karenanya saya mengajak umat Hindu di Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk menggunakan hak pilihnya. Jangan golput," kata SDA saat menghadiri upacara Tawur Agung Kasanga di Kompleks Candi Prambanan, Sleman, DIY, Minggu (30/3/2014).
Ribuan umat Hindu melangsungkan upacara sehari jelang Hari Raya Nyepi pada 31 Maret 2014 besok. Tema yang diambil panitia pelaksana 'Dengan Melaksanakan Dharma Negara, Kita Wujudkan Harmoni Nusantara'. Hal itu dinilai SDA sangat cocok dan relevan dengan kehidupan berbangsa.
"Tidak ada kedamaian tanpa kerukunan, kerukunan bukan hanya sesama umat, tapi antar umat, suku, agama, budaya, harus kita pelihara. Kalau MPR ada empat pilar, agama ada lima pilar, pilar kelima itu kerukunan antar umat," jelasnya.
Hal senada disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dia sempat kagum melihat ribuan umat Hindu berada di komplek Candi Prambanan. "Tentu kita mengimbau untuk tidak golput," ujarnya.
Usai menyampaikan seremoni, panitia penutup acara dua jam setelah dimulai pukul 10.00 WIB pagi tadi. Selanjutnya, ribuan umat Hindu melakukan doa-doa. Mereka membakar kemenyan sehingga membuat aroma semerbak di komplek Candi Prambanan.
"Sebentar lagi pemilihan anggota DPR dan DPD pada 9 April, kemudian 9 Juli nanti pemilihan presiden, oleh karenanya saya mengajak umat Hindu di Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk menggunakan hak pilihnya. Jangan golput," kata SDA saat menghadiri upacara Tawur Agung Kasanga di Kompleks Candi Prambanan, Sleman, DIY, Minggu (30/3/2014).
Ribuan umat Hindu melangsungkan upacara sehari jelang Hari Raya Nyepi pada 31 Maret 2014 besok. Tema yang diambil panitia pelaksana 'Dengan Melaksanakan Dharma Negara, Kita Wujudkan Harmoni Nusantara'. Hal itu dinilai SDA sangat cocok dan relevan dengan kehidupan berbangsa.
"Tidak ada kedamaian tanpa kerukunan, kerukunan bukan hanya sesama umat, tapi antar umat, suku, agama, budaya, harus kita pelihara. Kalau MPR ada empat pilar, agama ada lima pilar, pilar kelima itu kerukunan antar umat," jelasnya.
Hal senada disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dia sempat kagum melihat ribuan umat Hindu berada di komplek Candi Prambanan. "Tentu kita mengimbau untuk tidak golput," ujarnya.
Usai menyampaikan seremoni, panitia penutup acara dua jam setelah dimulai pukul 10.00 WIB pagi tadi. Selanjutnya, ribuan umat Hindu melakukan doa-doa. Mereka membakar kemenyan sehingga membuat aroma semerbak di komplek Candi Prambanan.
(kri)