Partispasi Pemilih di Pilkada 2024 di Bawah 70%, KPU Bakal Lakukan Evaluasi
Jum'at, 29 November 2024 - 17:48 WIB
loading...
Anggota KPU RI August Mellaz menyebut partisipasi pemilih Pilkada 2024 mengalami penurunan di bawah 70%. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI August Mellaz menyebut partisipasi pemilih Pilkada 2024 mengalami penurunan di bawah 70%. Terkait hal tersebut, KPU bakal melakukan evaluasi.
Mellaz mengaku pihaknya belum menerima secara lengkap laporan partispasi pemilihan di Pilkada 2024. Sebab kini proses rekapitulasi suara masih di tingkat kecamatan.
"Proses evaluasi pasti akan tetap kita lakukan. Nah saat ini tentu kita masih membutuhkan waktu karena jajaran kami di tingkat provinsi dan kabupaten kota itu sedang melakukan tahapan rekapitulasi. Jadi fokusnya masih di sana," ucap Melaz di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2024).
Baca juga: Partisipasi Pemilih Pilkada Jakarta di Bawah Pilpres 2024
Mellaz menyebut secara nasional partispasi pemilih pilkada serentak ini mengalami penurunan yaitu di bawah 70%. Dia menyebut partispasi pemilih di pilkada memang biasanya rendah ketimbang pemilihan Legislatif ataupun Presiden.
Mellaz mengaku pihaknya belum menerima secara lengkap laporan partispasi pemilihan di Pilkada 2024. Sebab kini proses rekapitulasi suara masih di tingkat kecamatan.
"Proses evaluasi pasti akan tetap kita lakukan. Nah saat ini tentu kita masih membutuhkan waktu karena jajaran kami di tingkat provinsi dan kabupaten kota itu sedang melakukan tahapan rekapitulasi. Jadi fokusnya masih di sana," ucap Melaz di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2024).
Baca juga: Partisipasi Pemilih Pilkada Jakarta di Bawah Pilpres 2024
Mellaz menyebut secara nasional partispasi pemilih pilkada serentak ini mengalami penurunan yaitu di bawah 70%. Dia menyebut partispasi pemilih di pilkada memang biasanya rendah ketimbang pemilihan Legislatif ataupun Presiden.
Lihat Juga :