KPU diminta perjuangkan hak disabilitas mental

Rabu, 19 Maret 2014 - 14:49 WIB
KPU diminta perjuangkan...
KPU diminta perjuangkan hak disabilitas mental
A A A
Sindonews.com - Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar memfasilitasi Orang Dengan Disabilitas Mental (ODDM) untuk ikut menjadi pemilih di Pemilu 2014. Fasilitas itu bisa didirikan di panti sosial atau rumah sakit jiwa milik pemerintah.

"Sebagai langkah awal kita minta disediakan TPS di rumah sakit jiwa dan di panti gangguan jiwa. Petugas KPU bisa melakukan pendaftaran terlebih dahulu," ujar Ketua PJS Yeni Rosa Damayanti di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (19/3/2014).

Yeni mengatakan, ODDM atau yang lebih dikenal sebagai penderita gangguan jiwa merupakan sekelompok orang yang paling sering dilanggar hak asasinya. Termasuk dirampasnya hak untuk memilih dalam pemilu.

"OODM tidak boleh begitu saja digugurkan hak pilihnya. Prinsip dasar yang dilindungi undang-undang adalah setiap orang mempunyai hak untuk memilih, termasuk penyandang disabilitas mental," tegasnya.

Menurutnya, untuk menggugurkan hak memilih penderita gangguan jiwa dibutuhkan aturan dan prosedur khusus. Antara lain, menentukan pihak berwenang yang memutuskan individu tertentu mempunyai masalah kejiwaan mampu memilih dalam pemilu atau tidak.

Dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu disebutkan warga negara Indonesia yang pada hari pemungutan suara telah genap 17 tahun atau lebih atau sudah/pernah kawin mempunyai hak untuk memilih. Ia menilai, dalam UU tersebut tidak disebutkan adanya pengecualian yang membuat OODM tidak mempunyai hak.

"Di masa mendatang kami berharap tidak ada lagi terjadi perampasan hak dari para penyandang disabilitas mental dan Indonesia memenuhi amanahnya sebagai negara yang melindungi seluruh warga negaranya tanpa kecuali," ujar Yeni.
(kri)
Berita Terkait
Demi Partisipasi Pemilih...
Demi Partisipasi Pemilih di Pilkada, KPPS Perlu Pakai Hazmat?
Bertemu Relawan di Tangerang,...
Bertemu Relawan di Tangerang, Kaesang Bicara soal Swing Voters
Partispasi Pemilih di...
Partispasi Pemilih di Pilkada 2024 di Bawah 70%, KPU Bakal Lakukan Evaluasi
Milenial Riau Solid...
Milenial Riau Solid Dukung Ganjar, Ingin Indonesia Tangguh
Tingkatkan Partisipasi...
Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemilu 2024, Pemerintah Dinilai Perlu Siapkan i-Voting
Takut Terpapar COVID-19,...
Takut Terpapar COVID-19, TPS di Mandailing Natal Sepi Pemilih
Berita Terkini
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Infografis
Komisioner KPU Dianggap...
Komisioner KPU Dianggap Boros Anggaran karena Tinggal di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved