Putusan MK diprediksi tak banyak ubah peta politik

Selasa, 18 Maret 2014 - 22:35 WIB
Putusan MK diprediksi...
Putusan MK diprediksi tak banyak ubah peta politik
A A A
Sindonews.com - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas permohonan Yusril Ihza Mahendra mengenai Undang-undang (UU) Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden (Pilpres) nanti, diprediksi tak akan banyak mengubah peta politik Indonesia.

Pernyataan tersebut dikatakan pakar psikologi politik Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk. Menurutnya, hal ini karena belum ada calon presiden (capres) yang mampu mengalahkan elektabilitas Joko Widodo (Jokowi).

"Misalnya Suryadharma Ali (SDA) nyapres dari PPP (Partai Persatuan Pembangunan), Yusril dari PBB (Partai Bulan Bintang). Kan elektoral mereka masih jauh di bawah Jokowi," kata Hamdi kepada wartawan di Kantor Indikator, Jakarta, Selasa (18/3/2014).

Menurut dia, MK hanya membuka jalan formalitas saja secara konstitusi, bahwa capres memang harus diajukan sebelum pemilu legislatif (pileg). Tapi tidak akan mengubah peta politik yang jauh berbeda dengan saat ini.

Hamdi menjelaskan, perlu ada pemangkasan jumlah parpol di Indonesia dengan cara menaikkan Parliamentary Threshold (PT) menjadi lima persen. Dengan demikian parpol yang masuk saat ini hanya sekitar empat atau lima parpol, bukanlah koalisi gemuk seperti saat ini.

"Pasti ada korban, tapi kalau dengan 3,5 persen, PT setidaknya ada tujuh parpol yang masuk," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kawal Pilpres Berintegritas,...
Kawal Pilpres Berintegritas, MK Sebaiknya Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu
Tegas! Ganjar Bakal...
Tegas! Ganjar Bakal Revisi UU Cipta Kerja jika Menang Pilpres 2024
Tegaskan Presiden Punya...
Tegaskan Presiden Punya Hak Berkampanye, Jokowi: Jangan Ditarik ke Mana-mana
Prabowo-Gibran Menang...
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Ketua Umum Relawan Betawi RPG Singgung UU DKJ
Dorong Revisi UU Pemilu,...
Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres
Profil Almas, Penggugat...
Profil Almas, Penggugat UU Pemilu yang Buka Jalan Gibran Maju di Pilpres 2024
Berita Terkini
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved