Natuna diklaim, RI harus minta klarifikasi China

Sabtu, 15 Maret 2014 - 06:16 WIB
Natuna diklaim, RI harus...
Natuna diklaim, RI harus minta klarifikasi China
A A A
Sindonews.com - Klaim China terhadap perairan Kabupaten Natuna, Riau harus ditanggapi serius Pemerintah Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri harus meminta penjelasan Pemerintah China.

Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya menegeaskan, pemerintah harus bersikap ofensif atau mengambil langkah cepat menyikapi kabar ini. "Jika memang permasalahan ini benar, maka pemerintah harus menyikapinya secara ofensif," ujar Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya kepada Sindonews, Jumat 14 Maret 2014 malam.

Dia mengatakan, batas-batas wilayah antarnegara sudah jelas dan diatur oleh berbagai peraturan internasional. Oleh karena itu, klaim sebuah negara terhadap wilayah negara lain harus harus dipertanyakan. Jika sampai pemerintah mendiamkan adanya pelanggaran yang dilakukan negara lain.

Seperti diberitakan sebelumnya, China mengklaim perairan Natuna, Riau, masuk dalam wilayahnya. Informasi tersebut diungkap Asisten Deputi I Bidang Strategi Pertahanan Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Marsma TNI Fahru Zaini. “Klaim sepihak tersebut terkait sengketa Kepulauan Spratly dan Paracel antara China dan Filipina. Sengketa ini, akan berdampak besar terhadap keamanan Laut Natuna," ungkap Fahru saat berkunjung ke Natuna, Rabu (12/3/2014).

Klaim sepihak China tersebut terungkap, setelah negeri bambu itu mencantumkan peta Laut Natuna masuk dalam wilayah Laut China Selatan dengan sembilan dash line atau garis terputus. Bahkan gambar tersebut sudah tercantum dalam paspor terbaru milik warga China.

Tantowi mendukung jika TNI menempatkan armada lautnya untuk berpatroli atau melakukan penjagaan di perairan Natuna. "Hal itu untuk memberikan pesan kepada negara lain, bahwa Indonesia siap siaga," katanya.

Berita:
Laut Natuna diklaim masuk wilayah China
(dam)
Berita Terkait
Hebatnya Satuan Korps...
Hebatnya Satuan Korps Hiu Kencana Koarmada II Bertugas dalam Senyap
Lindungi Kedaulatan...
Lindungi Kedaulatan NKRI, Indonesia Rancang Strategi Keamanan Nasional
Ancaman Hoaks Terhadap...
Ancaman Hoaks Terhadap Kedaulatan NKRI di Dunia Siber
Pemerintah Diminta Tegas...
Pemerintah Diminta Tegas dan Serius Jaga Kedaulatan NKRI
Syarief Hasan Demokrat...
Syarief Hasan Demokrat Nilai China Lecehkan Kedaulatan NKRI
Kopassus Ajak Keluarga...
Kopassus Ajak Keluarga Besar TNI Jaga Kedaulatan NKRI
Berita Terkini
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Habiburokhman Tegaskan...
Habiburokhman Tegaskan Komisi III DPR Bakal Terus Kawal Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Gus Lilur Minta Penggeledahan...
Gus Lilur Minta Penggeledahan 12 Lokasi Jangan Digiring Pertarungan Polisi Vs Jaksa
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Sekjen DPP Propindo...
Sekjen DPP Propindo Dukung Kortas Tipikor-Polda Metro Usut Tiga Kasus Korupsi
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved