Matrik temuan BI ungkap Century tak berdampak sistemik

Jum'at, 07 Maret 2014 - 10:37 WIB
Matrik temuan BI ungkap...
Matrik temuan BI ungkap Century tak berdampak sistemik
A A A
Sindonews.com - Para Dewan Gubernur Bank Indonesia (DGBI) telah menetapkan PT Bank Century (BC), Tbk sebagai bank gagal terkategori berdampak sistemik. Hal ini dinilai melabrak matrik temuan faktual Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan (DPNP) BI Halim Alamsyah.

Para DGBI yang menetapkan itu adalah Budi Mulya, Boediono, Siti Chalimah Fadjriyah, Muliaman Dharmansyah Hadad hingga Miranda Swaray Goeltom. Pemufakatan jahat itu muncul setelah DPNP melakukan kajian utuh dan menyeluruh terkait sistemik atau tidak Bank Century.

Apalagi pada 20 November 2008 sekira pukul 20.00 WIB DGBI mendapat laporan CAR atau rasio kecukupan modal BC negatif 3,53 %. Rapat yang digelar beberapa saat pada tanggal yang sama itu dihadiri Halim Alamsyah.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggambarkan dalam dakwaan Budi Mulya bahwa rapat itu berjalan alot, penuh intrik, mengotot, dan ada nuansa pemufakatan jahat.

Padahal, Halim Alamsyah sudah menyampaikan temuan bahwa permasalahan BC tidak berdampak sistemik karena peran BC dalam sektor riil kecil, perannya dalam pemberian kredit juga tidak terlalu signifikan, dan fungsi BC dapat digantikan dengan bank lain.

"Selanjutnya Halim menyampaikan data matrik penilaian dapak sistemik dari sisi institusi keuangan BC," tegas anggota JPU Pulung Rinandoro di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis, 6 Maret 14.

Rincian matrik itu tertuang pada halaman 64 serta halaman 155-156 dakwaan Budi Mulya. Ada lima kriteria yang dipakai melalui pertanyaan dan jawaban dengan melihat kondisi Bank Century.

Pertama, fungsi. Pertanyaannya, apakah fungsi bank sangat penting dalam industri perbankan. Jawabannya, tidak. DPK Bank/DPK Industri 0,68% dengan kredit Bank/Kredit Industri 0,42%.

Kedua, hubungan dengan nasabah. Pertanyaannya, apa peranan bank dalam melayani nasabah. Jawaban ditemukan yakni, dari sisi kredit mayoritas diberikan untuk modal kerja (76,58%), dengan serta membiayai sektor industri pengolahan (21,79%) nasabah perdagangan, restoran, dan hotel (22,93%), dan jasa-jasa dunia usaha (28,47%).

Namun dilihat dari pansa kreditnya terhadap industri (0,42%) maka perannya relatif kecil. Dari segi penghimpunan dana, sebagian besar dihimpun dalam bentuk deposito 84,82%

Ketiga, ukuran bank. Bagaimana ukuran bank dibandingkan terhadap industri. Jawaban yang telak. Kecil (tidak signifikan). Asset bank/asset industri 0,72%, DPK bank/industri 0,68%, dan kredit bank/industri 0,42%.

Keempat, substitutability. Apakah fungsi bank dapat digantikan oleh bank lain. Jawabannya, Ya. Terdapat banyak bank sejenis dalam indutsri perbankan.

Kelima, keterkaitan (linkages). Bagaimana kaitan antara bank dengan bank lain dalam industri perbankan. Dituangkan jawaban bahwa, relatif signifikan. Transaksi antar bank aktiva/total asset 24,28% dan transaksi antar bank pasiva/total kewajiban 19,34%.

Karenanya tidak layak diselamatkan dengan dana berapapun. Tetapi tegas Jaksa Pulung, setelah Halim menyampaikan data matrik penilian tersebut, Budi Mulya beserta anggota DGBI lainnya yang hadir saat itu tetap menyatakan tidak setuju dengan lampiran data matrik yang disampaikan Halim.

"Karena timbul kekhawatiran bahwa Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tidak akan menyetujui usulan PT BC, Tbk sebagai bank gagal yang berdampak sistemik. Kemudian Boediono bersama-sama DGBI menyatakan setuju bahwa Bank Century ditetapkan sebagai bank gagal yang ditenggarai berdampak sistemik," tegasnya.

Berita:
Sidang perdana Century, 65 kali nama Boediono disebut
(kur)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved