Moratorium bentuk kegagalan penyelenggara pemilu jadi 'pengadil'

Jum'at, 28 Februari 2014 - 09:04 WIB
Moratorium bentuk kegagalan...
Moratorium bentuk kegagalan penyelenggara pemilu jadi 'pengadil'
A A A
Sindonews.com - Komisi I beserta Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Informasi Pusat (KIP) memutuskan melakukan moratorium iklan politik hingga mulainya masa kampanye terbuka tanggal 16 Maret mendatang.

Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mendukung, penuh langkah yang diambil gugus tugas pengawasan dan pemantauan pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye Pemilu Legislatif (Pileg) itu.

"Saya berpendapat keputusan ini merupakan langkah bagus untuk menata pemuatan iklan di media yang selama ini tak pernah berani ditindak tegas oleh Bawaslu, KPU, dan KPI," ujar Peneliti Senior Formappi Lucius Karus ketika dihubungi Sindonews, Jumat (28/2/2014).

Ia menilai, lahirnya moratorium iklan politik karena kegagalan penyelenggara pemilu dalam menyikap berbagai iklan berbau kampanye di media massa.

"Jadi pertama harus dikatakan bahwa keputusan moratorium ini sesungguhnya menegaskan kegagalan penyelenggara pemilu untuk menjadi 'pengadil' berbagai pelanggaran iklan politik di media," tandasnya.

Kedua, lanjut dia, dmoratorium ini menjadi jaminan keadilan antara partai yang memiliki modal besar dan yang kurang mampu atau caleg yang kaya dan miskin.

"Selama ini nampak sekali bahwa iklan politik di media condong dimonopoli mereka yang tak saja punya modal yang banyak," pungkasnya.

Seperti diketahui, keputusan moratorium iklan kampanye maupun iklan politik di media massa diperoleh setelah diskusi yang alot membahas sejumlah iklan berbau politik yang ditayangkan di beberapa lembaga penyiaran, saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPR.

Rapat yang digelar Selasa 25 Februari lalu itu dihadiri Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Informasi Pusat (KIP).
(kri)
Berita Terkait
Kaesang Gelar Kampanye...
Kaesang Gelar Kampanye Akbar di Solo, Ini Alasannya
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Kampanye Tatap Muka...
Kampanye Tatap Muka Meningkat, Kampanye Daring Turun
Dukung Generasi Muda...
Dukung Generasi Muda Berani Ekspresikan Diri lewat Kampanye #JalaniCaraGue
Kaesang Ungkap Pentingnya...
Kaesang Ungkap Pentingnya Maksimalkan Masa Kampanye Terbuka
Gandeng Nex Carlos,...
Gandeng Nex Carlos, Kampanye From Zero to Hero Dorong Generasi Muda Gigih Raih Impian
Berita Terkini
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Bupati Kuansing Minta...
Bupati Kuansing Minta Jatah dari 914 Petani terkait Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved