Dana saksi parpol batal, Demokrat siap kencrengan
Kamis, 20 Februari 2014 - 12:11 WIB
Dana saksi parpol batal, Demokrat siap kencrengan
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat tak mempersoalkan bila pada akhirnya pemberian dana saksi partai politik (parpol) dari negara untuk Pemilu 2014 dibatalkan.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf mengutarakan bahwa partainya sudah menyiapkan dana sendiri untuk membiayai saksi mereka pada pesta demokrasi tahun ini.
"Demokrat sejak lama mempersiapkan dana saksi yaitu dari kencrengan caleg. Jadi, semua anggota fraksi, caleg DPR, DPRD I dan DPRD II itu kencrengan untuk dana saksi," kata Nurhayati di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/2/2014).
Kata dia, cara itu telah disiapkan sejak lama. Karena, mereka paham keberadaan saksi pada pemilu menjadi bagian kepentingan DPP maupun caleg partai berlogo bintang segitiga itu.
Dalam kesempatan itu, Nurhayati mengingatkan, partainya tidak pernah mengusulkan pemberian dana saksi parpol oleh negara sejak rencana itu mencuat.
"Mengenai dana saksi saya dari awal sudah mengatakan bahwa itu bukan usulan Partai Demokrat. Bahkan, kami dari Fraksi Partai Demokrat di rapat pimpinan sudah mengatakan dan menanyakan Wakil Ketua di Komisi II siapa yang mengusulkan dan bagaimana, tetapi yang jelas di rapat pimpinan itu sama sekali bukan usul kepentingan Partai Demokrat," pungkasnya.
Baca berita:
PKS: Pemerintah biang ricuh dana saksi parpol
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf mengutarakan bahwa partainya sudah menyiapkan dana sendiri untuk membiayai saksi mereka pada pesta demokrasi tahun ini.
"Demokrat sejak lama mempersiapkan dana saksi yaitu dari kencrengan caleg. Jadi, semua anggota fraksi, caleg DPR, DPRD I dan DPRD II itu kencrengan untuk dana saksi," kata Nurhayati di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/2/2014).
Kata dia, cara itu telah disiapkan sejak lama. Karena, mereka paham keberadaan saksi pada pemilu menjadi bagian kepentingan DPP maupun caleg partai berlogo bintang segitiga itu.
Dalam kesempatan itu, Nurhayati mengingatkan, partainya tidak pernah mengusulkan pemberian dana saksi parpol oleh negara sejak rencana itu mencuat.
"Mengenai dana saksi saya dari awal sudah mengatakan bahwa itu bukan usulan Partai Demokrat. Bahkan, kami dari Fraksi Partai Demokrat di rapat pimpinan sudah mengatakan dan menanyakan Wakil Ketua di Komisi II siapa yang mengusulkan dan bagaimana, tetapi yang jelas di rapat pimpinan itu sama sekali bukan usul kepentingan Partai Demokrat," pungkasnya.
Baca berita:
PKS: Pemerintah biang ricuh dana saksi parpol
(kri)