JK setuju Akil dihukum maksimal

Selasa, 28 Januari 2014 - 16:12 WIB
JK setuju Akil dihukum...
JK setuju Akil dihukum maksimal
A A A
Sindonews.com - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menilai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, tersangka kasus dugaan suap penanganan sengketa pilkada dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pantas dihukum maksimal.

"Tuntutan maksimum (untuk Akil) itu bagus, harus itu," kata JK di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2014).

Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu hadir ke KPK sebagai pembicara dalam diskusi bertema "Pemberantasan Korupsi Politik, Politisasi pemberantasan korupsi."

Bahkan, JK menyebut Akil Mochtar telah merusak sistem demokrasi di Indonesia. Meskipun Akil pernah jadi aggota DPR Fraksi Golkar, JK yakin tidak akan berdampak negatif pada partainya.

"Demokrasi dimenangkan secara salah. Dia kan tidak bertindak lagi atas nama Golkar," ujarnya.

Akil Mochtar diduga menerima uang sebesar Rp3 miliar untuk pengurusan sengketa Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah 2013. Akil juga diduga menerima suap Rp1 miliar untuk sengketa Pilkada Lebak, Banten 2013. Akil juga dijerat dengan pasaln tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sejumlah aset sudah disita oleh KPK.

---
(dam)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Serang Final Bola Palestina...
Serang Final Bola Palestina Tak Dihukum FIFA, Israel Disindir Qatar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved