Lambat naikkan ke penuntutan, Anas tersandera KPK

Jum'at, 24 Januari 2014 - 10:53 WIB
Lambat naikkan ke penuntutan,...
Lambat naikkan ke penuntutan, Anas tersandera KPK
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberntasan Korupsi (KPK) diminta memberi kepastian hukum terhadap Anas Urbaningrum. Maka itu sudah seharusnya berkas mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu dinaikkan ke penuntutan.

Anggota Komisi III DPR Ahmad Dimyati Natakusuma mengatakan, semakin lama KPK merampungkan berkas kasus Anas Urbaningrum, sama saja KPK menggantung nasib aktivis Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu.

"Semua orang tak mau dalam ketidakpastian karena merasa tersandera," ujar Dimyati kepada wartawan melalui pesan singkat, Jumat (24/1/2014).

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengingatkan fungsi lembaga penegak hukum adalah memberi kepastian hukum kepada seseorang. Terlepas, apakah orang tersebut bersalah atau tidak.

"Lebih cepat lebih bagus berarti sudah lengkap biar ada kepastian hukum, seseorang jadi tersangka atau terdakwa, orang tersebut masih dianggap belum bersalah, berarti masih diduga bersalah, persumption of innocent," ucapnya.

Sebelumnya dikabarkan berkas kasus Anas Urbaningrum segera rampung dan segera dilimpahkan ke penuntutan. Bahkan KPK gencar memeriksa sejumlah saksi terkait mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Hal ini diperkuat dengan keterangan dari juru bicara KPK Johan Budi yang mengatakan, pihaknya terus mengebut berkas penyidikan Anas Urbaningrum selaku tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi proyek Sport Center Hambalang.

"Kalau melihat tahapannya, mungkin tidak terlalu lama dinaikkan ke penuntutan," kata Johan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2014.

Berita:
Anas yakin kebenaran akan menang.

Ibunda Anas berdoa supaya KPK memahami kebenaran.
(kur)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved