Kembangkan daerah perbatasan perlu kemauan pemerintah

Rabu, 15 Januari 2014 - 18:26 WIB
Kembangkan daerah perbatasan...
Kembangkan daerah perbatasan perlu kemauan pemerintah
A A A
Sindonews.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan, TNI memiliki tanggung jawab sosial untuk mengelola kawasan perbatasan dengan pembangunan ekonomi menjadi tumpuan.

Menurutnya, hal itu menimbulkan efek domino di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Melihat kondisi perbatasan, lanjutnya, TNI berkewajiban untuk mengobarkan semangat merah putih.

"Merah putih berkibar jaya. Jika tak kelola dengan baik, bisa jadi merah putih turun tiang," kata Moeldoko di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Rabu (15/1/2013).

Ia mencontohkan, wilayah Amerika dan Meksiko menghadapi masalah perbatasan, dengan melibatkan banyak pihak, terdiri dari pengusaha kelas besar, keterlibatan tokoh masyarakat, keterlibatan pemangku jabatan, dan tentu masyarakat perlu dilibatkan.

Untuk Indonesia dengan Malaysia, Moeldoko menilai, agar dalam waktu yang tak terlalu lama, transmigran asal Indonesia harus ditarik dari Malaysia, maka Indonesia akan bangkit kembali.

"Ini sebuah proses politik di mana kita harus berikan pembelajaran kepada masyarakat perbatasan adalah kemauan bersama, sebuah kesadaran, sebagai garda terdepan dan masa depan Indonesia, kami TNI sosialisasi terus menerus, membangun kelompok kerja di berbagai perguruan tinggi," paparnya.

Basis ekonomi di wilayah perbatasan, kata Moeldoko, harus menjadi kawasan yang terintegrasi. Yakni dengan terbangunnya pusat pertumbuhan baru, agar tumbuhnya sebuah kota administratif baru.

"Kawasan perbatasan harus bangun konektifitas. Mengembangkan transaksi antar dua negara, karena belum ada infrastruktur yang memadai sekarang ini," tutupnya.

Panglima TNI raih gelar doktor di UI
(maf)
Berita Terkait
Hebatnya Satuan Korps...
Hebatnya Satuan Korps Hiu Kencana Koarmada II Bertugas dalam Senyap
Lindungi Kedaulatan...
Lindungi Kedaulatan NKRI, Indonesia Rancang Strategi Keamanan Nasional
Ancaman Hoaks Terhadap...
Ancaman Hoaks Terhadap Kedaulatan NKRI di Dunia Siber
Pemerintah Diminta Tegas...
Pemerintah Diminta Tegas dan Serius Jaga Kedaulatan NKRI
Syarief Hasan Demokrat...
Syarief Hasan Demokrat Nilai China Lecehkan Kedaulatan NKRI
Kopassus Ajak Keluarga...
Kopassus Ajak Keluarga Besar TNI Jaga Kedaulatan NKRI
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved