Demokrat tak tutup peluang koalisi dengan PDIP
Selasa, 31 Desember 2013 - 12:26 WIB
Demokrat tak tutup peluang koalisi dengan PDIP
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat tak menutup peluang untuk berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), hal itu disampaikan Sekretaris Divisi Pembinaan Organisasi DPP Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu.
"Baik jika Demokrat koalisi dengan PDIP," kata Khatibul saat dihubungi wartawan, Selasa (31/12/2013).
Kata dia, kemungkinan itu bisa terjadi karena sebelumnya Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta yang juga kader PDIP, Joko Widodo (Jokowi).
"Pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), terbuka kemungkinan partainya berkoalisi dengan PDI-Perjuangan dalam pemilihan umum 2014 nanti," terangnya.
Dengan demikian, sangat berpeluang Partai Demokrat membuka pintu untuk berkoalisi bersama partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.
"Jokowi kini digadang-gadang sebagai capres dari PDI-P. Dan Saya setuju dengan penilaian itu, bahwa untuk jangka ke depan, ada baiknya koalisi antara Partai Demokrat dan PDI-Perjuangan," tuntasnya.
"Baik jika Demokrat koalisi dengan PDIP," kata Khatibul saat dihubungi wartawan, Selasa (31/12/2013).
Kata dia, kemungkinan itu bisa terjadi karena sebelumnya Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta yang juga kader PDIP, Joko Widodo (Jokowi).
"Pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), terbuka kemungkinan partainya berkoalisi dengan PDI-Perjuangan dalam pemilihan umum 2014 nanti," terangnya.
Dengan demikian, sangat berpeluang Partai Demokrat membuka pintu untuk berkoalisi bersama partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.
"Jokowi kini digadang-gadang sebagai capres dari PDI-P. Dan Saya setuju dengan penilaian itu, bahwa untuk jangka ke depan, ada baiknya koalisi antara Partai Demokrat dan PDI-Perjuangan," tuntasnya.
(lns)