Kinerja Bawaslu diragukan terkait usut dana parpol

Sabtu, 28 Desember 2013 - 16:40 WIB
Kinerja Bawaslu diragukan...
Kinerja Bawaslu diragukan terkait usut dana parpol
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta mengawasi dan menelusuri dana kampanye partai politik (parpol) yang telah dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti meragukan, bahwa Bawaslu mempunyai keinganan untuk menelusuri dan mengawasi secara serius.

"Apakah Bawaslu punya keinginan, kemauan dan tentu saja keberanian melakukan itu. Ini yang menjadi keraguan," kata Ray kepada Sindonews, Sabtu (28/12/2013).

Keraguan itu, kata Ray bukan tanpa alasan yang jelas, tapi 'buruknya' kinerja Bawaslu selama ini memunculkan keraguan. Secara peraturan, kewenangan dan kewajiban hanya Bawaslu yang paling dekat dan paling bertanggungjawab untuk mengawasi dana kampanye.

Ray Rangkuti menyebut Bawaslu hanya teruji dalam forum diskusi dan mengadakan pelatihan-pelatihan. "Nah itu yang aku ragu. Soal keberanian, visi dan kinerja mereka. Sebab mereka hanya teruji dalam urusan FGD, seminar, pelatihan, serta diskusi," pungkasnya.

Seperti diketahui sejumlah parpol telah melaporkan dana kampanye. Mereka adalah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sejumla Rp135,5 miliar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rp130 miliar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rp44,8 miliar.

Kemudian, Partai Bulan Bintang (PBB) Rp29,1 miliar, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Rp19 miliar, Partai Demokrat Rp135 miliar, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rp144 miliar, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Rp41 miliar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rp32 miliar.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Wamentan Sudaryono Dikabarkan...
Wamentan Sudaryono Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN
Breaking News! Kepala...
Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Infografis
Menkum Usulkan Amnesti...
Menkum Usulkan Amnesti 44.000 Napi Kasus ITE hingga Terkait Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved