Keikhlasan Prabowo diuji di Pilpres 2014

Senin, 23 Desember 2013 - 05:35 WIB
Keikhlasan Prabowo diuji...
Keikhlasan Prabowo diuji di Pilpres 2014
A A A
Sindonews.com - Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Bakir Ihsan memandang, duet antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014 bisa menyebabkan munculnya dua matahari kembar. Sebab, keduanya merasa sama-sama unggul dan memiliki elektabilitas yang tinggi.

"Kemungkinan itu bisa saja terjadi, sebagaimana terjadi pada level gubernur atau bupati. Tapi presiden tetap lebih punya kuasa secara konstitusi dibandingkan wakilnya," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Senin (23/12/2013).

Karena itu, kata dia, keikhlasan Jokowi dan Prabowo akan diuji pada pilpres mendatang. Khususnya, Prabowo yang sudah lebih dulu malang melintang di dunia perpolitikan dengan segudang pengalamannya.

"Justru kalau elektabilitas Jokowi lebih tinggi daripada Prabowo, tapi Jokowi hanya siap jadi wakilnya, itu berarti merendahkan kepercayaan rakyat. Padahal suara rakyat adalah suara Tuhan. Merendahkan suara rakyat berarti merendahkan suara Tuhan," jelas Bakir.

Selain itu, semakin renggangnya hubungan PDIP dan Gerindra pasca Pemilukada DKI Jakarta dianggap akan menjadi batu ganjalan menduetkan Prabowo-Jokowi atau sebaliknya. Selain itu, lanjutnya, PDIP dan Jokowi tak akan menyia-nyiakan kesempatan yang sedang baik hanya sekadar menjadi cawapres.

"Tapi sekali lagi, dalam politik ada beribu nafas yang memberi ruang terjadinya segala kemungkinan, sampai pada kepastian perolehan suara dan peta politik pasca pileg. Tak ada kawan dan lawan yang abadi."

"Sejak reformasi, prinsip ini masih terus terjadi dan pada 2014 belum ada tanda-tanda berhenti. Semua mencair berdasarkan kepentingan partai," tutupnya.

Baca berita:
Guruh: Belum saatnya Jokowi jadi capres
(kri)
Berita Terkait
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Prabowo Hadiri Konsolidasi...
Prabowo Hadiri Konsolidasi Kader Partai Gerindra
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Capres 2024 Gerindra,...
Capres 2024 Gerindra, Pengamat: Semua Tergantung Prabowo
Kader Gerindra Minta...
Kader Gerindra Minta Prabowo Kembali Maju Jadi Capres 2024
Rapimnas Diundur, Gerindra...
Rapimnas Diundur, Gerindra Tegaskan Solid 100% Dukung Prabowo Capres 2024
Berita Terkini
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved