Muhtar Ependy bantah gandakan formulir C1

Kamis, 19 Desember 2013 - 20:25 WIB
Muhtar Ependy bantah...
Muhtar Ependy bantah gandakan formulir C1
A A A
Sindonews.com - Saksi kasus dugaan suap sengketa pemilukada di Mahkamah Konstitusi (MK), Muhtar Ependy membantah memalsukan atau memperbanyak formulir C1 KWK (rincian hasil perhitungan suara) dalam sengketa Pemilukada Empat Lawang, Palembang, Sumatera Selatan.

Muhtar Ependy yang juga disebut-sebut kenal dekat dengan mantan Ketua MK Akil Mochtar mengatakan, tuduhan itu hanya fitnah.

"Bohong itu bohong, saya di fitnah," kata Muhtar di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2013).

Muhtar Ependy datang ke lembaga pimpinan Abraham Samad ini diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Akil Mochtar.

Mochtar kembali menegaskan, tidak pernah menggandakan dokumen C1. Apalagi, kata dia, hal itu sudah menjadi kewenangan Komisi Pemiluhan Umum (KPU).

"Formulir C1 enggak mungkin kita bisa memperbanyak itu kan saksinya banyak," tukasnya.

Baca berita:
Wali Kota Palembang & Bupati Empat Lawang potensi tersangka
(kri)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved