Balas surat Timwas, Boediono bantah tak hormati DPR
Rabu, 18 Desember 2013 - 11:33 WIB
Balas surat Timwas, Boediono bantah tak hormati DPR
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Presiden (Wapres) Boediono telah mengirimkan surat kepada Pimpinan DPR mengenai penolakan kehadirannya datang memenuhi panggilan Tim Pengawas (Timwas) Century.
Dari delapan alasan yang disampaikan, Boediono membantah ketidakhadirannya sebagai bentuk ketidakhormatan dirinya terhadap DPR.
"Beliau menyampaikan dengan tidak hadirnya itu bukan karena tidak menghormati DPR, dan lain-lain," kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (18/12/2013).
Alasan lain dirinya enggan datang memenuhi panggilan Timwas Century karena Ia merasa sudah kooperatif terhadap aspek hukum yang tengah berjalan.
"Dengan demikian saya pastikan dalam persidangan ini Pak Boediono tidak mungkin dijadwalkan hadir di DPR, karena besok lusa kami sudah akan menutup persidangan ini dan reses," terangnya.
Politikus Partai Golkar ini pun belum dapat memastikan apakah akan memanggil ulang Boediono pada masa sidang berikutnya.
"Tapi saya pastikan untuk persidangan ini tidak ada, nanti persidangan depan bulan Januari kemungkinan akan dibahas, tapi terserah Timwas dan fraksi-fraksi."
"Bisa saja dianggap selesai, atau ada pendapat perluanya ada panggilan kedua. Semua tidak bisa saya prediksi," tuntasnya.
Panggil Boediono, Timwas Century cari pekerjaan tambahan
Dari delapan alasan yang disampaikan, Boediono membantah ketidakhadirannya sebagai bentuk ketidakhormatan dirinya terhadap DPR.
"Beliau menyampaikan dengan tidak hadirnya itu bukan karena tidak menghormati DPR, dan lain-lain," kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (18/12/2013).
Alasan lain dirinya enggan datang memenuhi panggilan Timwas Century karena Ia merasa sudah kooperatif terhadap aspek hukum yang tengah berjalan.
"Dengan demikian saya pastikan dalam persidangan ini Pak Boediono tidak mungkin dijadwalkan hadir di DPR, karena besok lusa kami sudah akan menutup persidangan ini dan reses," terangnya.
Politikus Partai Golkar ini pun belum dapat memastikan apakah akan memanggil ulang Boediono pada masa sidang berikutnya.
"Tapi saya pastikan untuk persidangan ini tidak ada, nanti persidangan depan bulan Januari kemungkinan akan dibahas, tapi terserah Timwas dan fraksi-fraksi."
"Bisa saja dianggap selesai, atau ada pendapat perluanya ada panggilan kedua. Semua tidak bisa saya prediksi," tuntasnya.
Panggil Boediono, Timwas Century cari pekerjaan tambahan
(lal)