Abraham Samad diminta tindak lanjuti pengakuannya

Minggu, 15 Desember 2013 - 06:18 WIB
Abraham Samad diminta...
Abraham Samad diminta tindak lanjuti pengakuannya
A A A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad diminta menindak lanjuti pernyataanya terkait koruptor besar di Jawa Timur.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno mengatakan, bentuk tindak lanjut itu bisa saja dilakukan KPK dengan cara operasi sunyi.

"Tentu masyarakat mengharapkan tindak lanjut dari pernyataan itu," kata Hendrawan saat berbincang dengan Sindonews melalui sambungan telepon, Sabtu, 14 Desember 2013.

Menurutnya, hal ini penting untuk mengungkap siapa koruptor yang dibilang kelas wahid itu. Dia melanjutkan, operasi sunyi ini juga bagian dari sikap pimpinan KPK yang seharusnya lebih banyak berkarya ketimbang banyak bicara.

"Orang-orang yang bekerja di KPK, MK itu hemat bicara dan banyak pekerjaan. Pernyataan yang logis bisa menimpulkan spekulasi yang tidak perlu, itu wajar saja," ucapnya.

Sebelumnya Ketua KPK Abraham Samad mengaku kewalahan memberantas korupsi di Provinsi Jawa Timur. Alasannya, para koruptor di Jawa Timur sudah masuk kategori perampok wahid.

Abraham menuturkan, koruptor di daerah tersebut sangat pintar untuk menghilangkan jejak-jejak korupsi sehingga sulit ditelusuri penegak hukum.

"Di Jawa timur itu perampok kelas wahid, itu kategorinya perampok yang tidak bisa dimaafkan, karena luar biasa pengalamannya," kata Abraham

Berita jubir KPK belum tahu soal pengakuan Abraham Samad.
(kur)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
Tindak Asusila Hasyim...
Tindak Asusila Hasyim Asyari Berujung Pemecatan sebagai Ketua KPU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved