Pemanggilan Boediono panggung politik jelang Pemilu 2014

Jum'at, 06 Desember 2013 - 06:45 WIB
Pemanggilan Boediono...
Pemanggilan Boediono panggung politik jelang Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Menurut Pakar Hukum dari Universitas Trisaksi, Abdul Fickar Hadjar, rencana pemanggilan Wakil Presiden (Wapres) Boediono oleh tim pengawas (Timwas) masalah Bank Century DPR RI pada 18 Desember mendatang, bermuatan politis.

Rencana pemanggilan mantan Gubernur Bank Indonesia itu dianggapnya sebagai ajang para politikus senayan mencari simpati masyarakat menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.

"Sangat politis. Kalau menurut saya itu sangat politis. Ini pertunjukan menjelang hajat besar Pemilu 2014, pemanasan," ujar Abdul kepada Sindonews, Jumat (6/12/2013).

Sebab, kata dia, proses politik di DPR sudah selesai dengan keputusan menyerahkan masalah ini kepada lembaga penegak hukum, dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kalau menurut saya, sudah tak etis. DPR itu sudah menyerahkan ke proses hukum. Biarlah di proses hukum," ucapnya.

Terlebih, ujar dia, sesuai keputusan paripurna DPR RI, Timwas Century hanya bertugas mengawasi para penegak hukum. "Timwas itu mengawasi jalannya proses hukum itu. Bukan manggil-manggilin orang. Orang itu sudah jadi ranahnya proses hukum. Proses politiknya sudah selesai," kata dia.

Seperti diketahui, Tim Pengawas DPR untuk Kasus Bank Century (Timwas Century) berencana memanggil Wakil Presiden (Wapres) Boediono untuk mengklarifikasi beberapa pernyataannya tentang pemberian dana talangan untuk Bank Century.

Anggota Timwas Century DPR Bambang Soesatyo mengatakan bahwa Wapres Boediono harus menjelaskan kepada publik tentang dua pernyataan berbeda yang Boediono ucapkan sehubungan dengan Bank Century.

Pada pernyataan pertama kali di Pansus Century, kata dia, Boediono mengatakan bahwa Bank Century itu dibailout. "Tetapi kemudian ia mengatakan Bank Century itu diambil alih. Itu kan dua hal yang sangat jauh berbeda," ujarnya.

Selain itu, pernyataan Boediono yang perlu diklarifikasi menurutnya adalah, bahwa penyelamatan Bank Century melalui pemberian dana talangan untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia.

"Nah kalau dikaitkan dengan keterangan dari Pak Jusuf Kalla, dikatakan bahwa sebenarnya tidak ada kegentingan ekonomi yang memaksa untuk mengeluarkan dana talangan untuk Bank Century. Dan pada saat itu Pak JK pelaksana tugas kepresidenan karena Pak SBY sedang berada di luar negeri," tuturnya.

Baca berita:
Enggan penuhi panggilan DPR, Boediono tak kesatria
(kri)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved