PDIP paling ngotot soal DPT

Jum'at, 06 Desember 2013 - 05:42 WIB
PDIP paling ngotot soal...
PDIP paling ngotot soal DPT
A A A
Sindonews.com - Jaringan Pendidikan dan Pemilihan untuk Rakyat (JPPR) menilai partai politik sesungguhnya tidak memiliki keseriusan untuk membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam memperbaiki Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014.

Pada rapat pleno dan rekapitulasi nasional hasil perbaikan DPT, usulan yang ditawarkan partai politik sebatas diskusi yang formal saja. Akan tetapi, subtansi untuk memperbaiki DPT terbilang masih kurang.

Menurut peneliti JPPR, Masykurudin Hafidz, dari 12 partai politik nasional peserta pemilu hanya PDIP saja yang terlihat 'ngotot' karena serius memberikan data sandingan dan tanggapan panjang terkait perbaikan DPT.

"Hal itu merupakan cermin ketidakseriusan parpol dalam melakukan penelusuran data bermasalah. Padahal Parpol dengan mudah dapat berkoordinasi dengan kepengurusan tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk memeriksa apa yang dilakukan oleh KPU untuk memperbaiki data pemilih ini," kata Masykur dalam siaran persnya, Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Selain itu, pada rapat pleno perbaikan DPT, JPPR juga memberikan catatan terkait sistem pencatatan kependukan yang diterapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Berdasarkan penilian JPPR, sikap Kemendagri yang bersedia memberikan 3,3 juta NIK bagi pemilih merupakan cerminan dari sistem administrasi kependudukan yang memang masih menyisakan masalah.

"Faktanya telah ditemukan adanya jutaan warga negara yang tidak mempunyai NIK padahal setiap warga negara harus mempunyai data kependudukan sebagai basis penentuan kebutuhan masyarakat misalnya kesehatan, ekonomi dan pendidikan," jelas Masykur.

Menaggapi soal rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), JPPR berpandangan, lembaga besutan Muhammad ini dinilai tak konsisten dalam melakukan supervisi dan pengawasan yang menjadi rekomendasinya.

"Rekomendasi ini sesungguhnya berlaku juga bagi Bawaslu sendiri untuk tetap serius mengawal perbaikan data pemilih dan perbaikan terhadap pemenuhan lima elemen daftar pemilih. Kualitas data pemilih tidak hanya disebabkan oleh penyelenggaraan KPU, tetapi juga kualitas pengawasan dari Bawaslu," tambah Masykur.

Persoalan DPT, PDIP saran Mendagri dipecat
(lal)
Berita Terkait
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved