Pemerintahan lambat bahas RUU Pertanahan

Kamis, 05 Desember 2013 - 08:11 WIB
Pemerintahan lambat...
Pemerintahan lambat bahas RUU Pertanahan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah dinilai lambat dalam melakukan pembahasan terkait dengan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan.

Pasalnya dari rapat kerja bersama Komisi II DPR, enam bulan lalu sikap pemerintah belum menyentuh tataran subtansi. Bahkan Daftar Inventaris Masalah (DIM) belum juga selesai.

Wakil Ketua Komisi II, Abdul Hakam Naja mengatakan, dalam pembahsan RUU Pertanahan belum ada perkembangan yang signifikan.

Dia mengatakan lambatnya pembahasan RUU Pertanahan karena masih menunggu DIM dari pemerintah.
“Tidak ada perkembangan signifikan hingga rapat hari ini,” katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2013).

Hakam mengatakan sikap yang dikemukan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) sebagai leading sector RUU pertanahan sama sekali belum menyentuh persoalan subtansial.

Menurut Hakam, apa yang disampaikan pemerintah dalam rapat kerja tersebut tidak jauh berbeda pada saat rapat kerja sebelumnya. “Penjelasan pemerintah tidak berbeda pada rapat enam bulan lalu yakni 24 Juni 2013. Poin-poin subtansi dan posisi ini belum muncul. Belum menyentuh itu (poin-poin utama),” pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Integritas Dokumen Pertanahan...
Integritas Dokumen Pertanahan Elektronik Dijamin, Sekjen ATR/BPN Tegaskan Kesiapan untuk Pengadilan
Layanan Pertanahan Harus...
Layanan Pertanahan Harus Aman dan Mudah
Pembenahan SDM BPN Kunci...
Pembenahan SDM BPN Kunci Atasi Masalah Pertanahan
Sinergi Kelola Pertanahan,...
Sinergi Kelola Pertanahan, Pemkab Pekalongan Kerja Sama dengan BPN
Mengkaji Kata Konstantir...
Mengkaji Kata Konstantir di Dunia Pejabat Pembuat Akta Tanah
Mendorong Digitalisasi...
Mendorong Digitalisasi Pertanahan untuk Percepatan Layanan Publik
Berita Terkini
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Nanik S Deyang Ungkap...
Nanik S Deyang Ungkap Mayjen Trenggono Segera Mundur dari TNI usai Jadi Wakil Kepala BGN
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Infografis
126 Negara Berkumpul...
126 Negara Berkumpul di Rusia Bahas Penggulingan Dolar AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved