Kemensos dorong RUU Disabilitas lebih humanis

Selasa, 03 Desember 2013 - 11:11 WIB
Kemensos dorong RUU...
Kemensos dorong RUU Disabilitas lebih humanis
A A A
Sindonews.com - Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional 2013, Kementerian Sosial (Kemensos) mendorong agar Rancangan Undang-Undang (RUU) disabilitas lebih humanis. Karena itu, Kemensos mengajak berbagai pihak peduli dan memberikan perhatian terhadap para penyandang disabilitas.

"Kemiskinan dan disabilitas identik dan mata rantai saling mengikat yang menimbulkan risiko terjadinya disabilitas, sehingga penyandang cenderung terpuruk dalam keterbatasan," ujar Menteri Sosial Salim Segaf Aljufri dalam acara peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2013 di kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta, Selasa (3/12/2013).

Dia menambahkan, rantai kemiskinan bisa diputus jika penyandang disabilitas mendapat jaminan sebagai penerima manfaat program pembangunan sekaligus mendapat kesempatan berpartisipasi aktif dalam proses di dalamnya.

"Kemensos meratifikasi konvensi hak penyandang disabilitas, melakukan harmonisasi dan sinkronisasi peraturan perundang-undangan ke arah perlindungan memajukan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di berbagai aspek kehidupan," katanya.

Dalam pembentukan RUU Penyandang Disabilitas dan naskah akademisnya yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga serta organisasi penyandang disabilitas. Muatan RUU itu yang disiapkan tersebut antara lain yakni, penggunaan konsep penyandang disabilitas yang berbeda dengan penyandang cacat.

Kedua, substansi RUU lebih luas dan tidak hanya mencangkup rehabilitasi, jaminan dan perlindungan sosial yang meliputi aspek ekonomi sosial, budaya dan politik. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997, hanya memuat hak untuk memperoleh pendidikan pada semua satuan, jalur, jenis dan jenjang pendidikan untuk memperoleh perlakuan yang sama.

Ketiga, diakuinya prinsip non-diskriminasi dan kondisi kedisabilitasan sebagai bagian keberagaman masyarakat serta penyediaan akomodasi yang layak, termasuk penyediaan aksesilitas. Keempat, memastikan RUU terlaksana efektif jika sudah menjadi Undang-Undang.

Kemensos juga akan menyiapkan Rencana Aksi Nasional (RAN) penyandang disabilitas 2014-2019. "Agar RAN bisa aplikatif sehingga bisa direncanakan melalui peraturan presiden yang berlaku nasional. Pembahasan draft tersebut dan muatan RAN masih dalam proses koordinasi antar kementerian/lembaga," pungkasnya.

Baca berita:
Pelayanan kepada lansia & disabilitas belum maksimal
(kri)
Berita Terkait
Wujud Kepedulian Pertamina...
Wujud Kepedulian Pertamina pada Anak Yatim Piatu
Asabri Salurkan Bantuan...
Asabri Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera
Optik Tunggal Perluas...
Optik Tunggal Perluas Jangkauan CSR ke Daerah Terpencil
Pertamina EP Tuntaskan...
Pertamina EP Tuntaskan 354 Program Sosial hingga September 2025
Inisiatif WINGS for...
Inisiatif WINGS for UNICEF untuk Wujudkan Sekolah Sehat dan Ramah Lingkungan di Indonesia
Gandeng Baznas, BKI...
Gandeng Baznas, BKI Jalankan Program Sosial di Sekitar Wilayah Operasi
Berita Terkini
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved