Marty ungkap Kedubes Korsel di Jakarta terkait penyadapan
Kamis, 28 November 2013 - 10:56 WIB
Marty ungkap Kedubes Korsel di Jakarta terkait penyadapan
A
A
A
Sindonews.com - Kedutaan Besar (Dubes) Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia di Jakarta tak menyanggah pemberitaan mengenai mereka ikut andil dalam penyadapan di Asia.
Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Marty Natalegawa. Dia mengatakan sudah ada pembicaraan antara pemerintah dengan Dubes Korsel untuk meminta keterangan mengenai kabar itu.
"Dubes Korea (Selatan) di Jakarta juga sudah dipanggil dan tidak menyanggah berita tersebut," kata Marty di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2013).
Sementara itu, terkait Singapura yang juga disebutkan melakukan hal serupa, tegas Marty hingga saat ini Dubes Singapura masih akan menyampaikan kepada pemerintah mereka mengenai pemberitaan itu.
"Mereka menyatakan bahwa pemberitaan ini tidak ada dasarnya," tukasnya.
Lanjut Marty, kedua negara itu tidak secara langsung melakukan penyadapan terhadap Indonesia.
"Khusus Singapura dan Korsel statusnya bukan menyangkut Indonesia, tapi menyangkut banyak negara," lanjutnya.
Sebelumnya, bocoran dokumen mantan kontraktor National Agency Security (NSA) Amerika Serikat, Edward Snowden disebutkan Singapura dan Korsel ikut andil dalam penyadapan AS di Asia.
Berita SBY tunggu penjelasan resmi Australia soal penyadapan.
Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Marty Natalegawa. Dia mengatakan sudah ada pembicaraan antara pemerintah dengan Dubes Korsel untuk meminta keterangan mengenai kabar itu.
"Dubes Korea (Selatan) di Jakarta juga sudah dipanggil dan tidak menyanggah berita tersebut," kata Marty di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2013).
Sementara itu, terkait Singapura yang juga disebutkan melakukan hal serupa, tegas Marty hingga saat ini Dubes Singapura masih akan menyampaikan kepada pemerintah mereka mengenai pemberitaan itu.
"Mereka menyatakan bahwa pemberitaan ini tidak ada dasarnya," tukasnya.
Lanjut Marty, kedua negara itu tidak secara langsung melakukan penyadapan terhadap Indonesia.
"Khusus Singapura dan Korsel statusnya bukan menyangkut Indonesia, tapi menyangkut banyak negara," lanjutnya.
Sebelumnya, bocoran dokumen mantan kontraktor National Agency Security (NSA) Amerika Serikat, Edward Snowden disebutkan Singapura dan Korsel ikut andil dalam penyadapan AS di Asia.
Berita SBY tunggu penjelasan resmi Australia soal penyadapan.
(kur)