Menanti kasus Emir Moeis jadi komoditi politik

Kamis, 28 November 2013 - 07:34 WIB
Menanti kasus Emir Moeis...
Menanti kasus Emir Moeis jadi komoditi politik
A A A
Sindonews.com - Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Profesor Siti Zuhro tidak merasa kaget jika kasus yang menjerat mantan Ketua Komisi XI DPR Izedrik Emir Moeis nantinya dijadikan komoditi politik untuk menjatuhkan PDIP.

"Tidak hanya kasus yang menimpa Pak Emir Moeis. Semua kasus-kasus atau isu-isu yang dianggap seksi, itu akan dijadikan komoditi politik," ujar ketika dihubungi Sindonews, Kamis (29/11/2013).

Ia menyalahkan para elite politik karena telah membangun kompetisi dengan cara-cara yang tidak sehat. Elite partai politik juga terjebak pada satu kompetisi yang tidak positif.

"Ini kan pertanyaannya kompetisi kok kompetisi banyak-banyakan korupsi. Ini kan musibah namanya," tandasnya.

Menurutnya, para elite politik seharusnya berkompetisi dengan mengkontestasikan kompetensinya, keunggulannya, dan kehebatannya. Yang terjadi justru, parpol berlomba menunjukkan jumlah politikus yang terlibat korupsi.

"Ini kan musibah bagi negara ini. Seolah-olah demokrasi kita membolehkan ada kompetisi yang tidak sehat," ucap Siti.

Kata dia, kompetisi dalam satu proses demokratisasi agar semua elite dan masyarakat itu menjadi matang berpolitik. Dengan mengelola kompetisi sangat elegan, profesional dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Daripada saling menusuk dari belakang. Untuk yang tidak demokratis dimungkinkan untuk menusuk dari belakang, samping kiri dan kanan. Namun, di negara demokrasi jangan."

"Silakan berkompetisi tentang kompetensi masing-masing dan track record nya. Jadi yang dikompetisikan keunggulannya. Tapi kita kan kebalikannya, yang sedang kita kompetisikan malah jor-joran kejelekannya. Ini berlomba banyak-banyakan," pungkasnya.

Baca berita:
PDIP persilahkan KPK selidiki sumber suap ke Emir
(kri)
Berita Terkait
Hasto Tegaskan PDIP...
Hasto Tegaskan PDIP Tak Akan Bela Kader Tersangkut Kasus Korupsi
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
Berita Terkini
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Zelfbestuur dan Negara...
Zelfbestuur dan Negara Kesejahteraan: Dari Program Sosial Menuju Gagasan Besar Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved