Kasus Century bikin KPK tak bertaji

Selasa, 26 November 2013 - 13:06 WIB
Kasus Century bikin...
Kasus Century bikin KPK tak bertaji
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini dianggap sebagai lembaga paling berkusa menangani korupsi. Namun, dalam kasus Bank Century, KPK seolah tak memiliki taji.

Lemahnya taji KPK bisa dilihat cara lembaga pemberantasan korupsi ini melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Presiden (Wapres) Boediono. KPK dianggap tak berdaya karena memeriksa Boediono di kantor Wapres. Padahal, KPK memiliki wewenang memanggil saksi untuk datang ke KPK.

"Tuntutan saksi untuk melakukan pemeriksaan di tempat kerjanya menunjukkan kecilnya kuasa KPK dalam penyidikan kasus ini. Kondisi ini membuat saksi dapat mengatur secara protokoler bagaimana KPK harus bersikap dan bertindak. Seharusnya KPK yang mengatur saksi di mana dan bagaimana mereka harus diperiksa," kata pengamat hukum dari Universitas Indonesia Taufik Basari saat dihubungi, Selasa (26/11/2013).

Saat memeriksa Boediono di kantornya selama sembilan jam pada Sabtu 23 November lalu, yang dimulai pukul 10.00 WIB, sempat terjadi kesimpangsiuran informasi terkait pemeriksaan wapres. Melihat kondisi demikian, KPK dinilai kurang memiliki wewenang. "Dan terlihat bahwa adanya kuasa politik yang bermain," kata Basari.

Seharusnya pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK sebagai wilayah kontrol penyidik kasus yang telah lama tuntas ini. Jika pemeriksaan tidak dilakukan di KPK diduga pemeriksaan tidak akan optimal dan akan merusak indepedensi KPK.

"Dalam hal ini KPK butuh kepercayaan publik dan kepercayaan ini terkait dengan indepedensinya. Pemeriksaan Boediono terkait kasus Century menyebabkan indepedensi KPK dipertanyakan. Ini harus menjadi evaluasi bagi KPK," ungkapnya.

Permintaan wapres agar dilakukan di kantornya, sambung Basari, juga menunjukkan ketidakpantasan sikap yang dilakukan oleh tokoh negara. "Jika Boediono menghormati KPK dan hukum, maka seharusnya beliau mengikuti proses hukum yang berlaku untuk setiap warga negara. Jangan minta perlakuan khusus kepada KPK," kata Tobas, sapaan akrabnya.

Sebagai praktisi hukum, Basari melihat kasus Century merupakan kasus biasa dalam hukum. Namun, yang membuatnya menjadi luar biasa adalah karena kuasa politik bermain di dalamnya. Sehingga kasus ini wajib ditangani secara ekstra strategis.

"KPK harus pandai memainkan strateginya untuk menyelidiki kuasa politik yang bermain dalam kasus century, sehingga aktor-aktor cerita century ini dapat terkuak semuanya," pungkasnya.

Baca
Periksa Boediono diam-diam, sikap Abraham Samad mencurigakan
Karena lingkaran Istana, Boediono tak diperiksa di KPK
(hyk)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved