Anas yakin Boediono tak ambil keuntungan pribadi
Senin, 25 November 2013 - 11:22 WIB
Anas yakin Boediono tak ambil keuntungan pribadi
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyakini mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono tak menikmati ataupun menyalahgunakan dana bailout Bank Century. Anas mengenal Boediono sebagai pribadi yang baik.
"Menurut saya Pak @boediono adalah orang baik. Pribadi dan pejabat yang baik," ujar Anas dalam akun Twitter-nya @anasurbaningrum.
Anas mengomentari hasil pemeriksaan terhadap mantan Gubernur BI yang kini menjabat Wakil Presiden itu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus korupsi dana talangan Bank Century.
Anas menilai Boediono tak bersalah apalagi terlibat dalam upaya penyelamatan Bank Century yang dinyatakan sebagai bank gagal berdampak sistemik terhadap perekonomian negeri ini.
"Saya percaya Pak @boediono tidak main-main ketika ambil keputusan menyelamatkan Bank Century. Saya juga percaya Pak @boediono tidak ambil keuntungan pribadi dari kucuran dana ke Bank Century," kicau Anas yang diberi kode hastag #kasuscentury itu.
Anas yang pernah menjabat anggota DPR dan juga anggota Pansus Century di DPR, mengaku mengenal baik sosok Boediono. Di matanya, Boediono adalah pribadi yang baik. Anas mengaku berkomunikasi cukup intens dengan Boediono saat pembahasan kasus Century dengan Pansus di DPR.
Oleh sebab itu Anas meminta KPK berani mengungkap aliran dana Rp6,7 triliun yang tak terungkap hingga jini mengalir kepada siapa saja yang menikmatinya.
"Yang disebut Pak @boediono sebagai pihak-pihak yang menyalahgunakan inilah yang harus dibikin terang. Jangan jadi misteri sejarah. Apakah KPK berani? Itu saya tidak tahu. Kata salah satu pimpinannya, hanya takut kepada Tuhan saja," ucap Anas.
"Siapa yang salahgunakan dana bailout Century, tugas KPK untuk mencarinya. Datanya sebagian besar sudah ada di KPK," tandasnya.
Usut Century, Bamsoet desak KPK periksa Susno Duadji
"Menurut saya Pak @boediono adalah orang baik. Pribadi dan pejabat yang baik," ujar Anas dalam akun Twitter-nya @anasurbaningrum.
Anas mengomentari hasil pemeriksaan terhadap mantan Gubernur BI yang kini menjabat Wakil Presiden itu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus korupsi dana talangan Bank Century.
Anas menilai Boediono tak bersalah apalagi terlibat dalam upaya penyelamatan Bank Century yang dinyatakan sebagai bank gagal berdampak sistemik terhadap perekonomian negeri ini.
"Saya percaya Pak @boediono tidak main-main ketika ambil keputusan menyelamatkan Bank Century. Saya juga percaya Pak @boediono tidak ambil keuntungan pribadi dari kucuran dana ke Bank Century," kicau Anas yang diberi kode hastag #kasuscentury itu.
Anas yang pernah menjabat anggota DPR dan juga anggota Pansus Century di DPR, mengaku mengenal baik sosok Boediono. Di matanya, Boediono adalah pribadi yang baik. Anas mengaku berkomunikasi cukup intens dengan Boediono saat pembahasan kasus Century dengan Pansus di DPR.
Oleh sebab itu Anas meminta KPK berani mengungkap aliran dana Rp6,7 triliun yang tak terungkap hingga jini mengalir kepada siapa saja yang menikmatinya.
"Yang disebut Pak @boediono sebagai pihak-pihak yang menyalahgunakan inilah yang harus dibikin terang. Jangan jadi misteri sejarah. Apakah KPK berani? Itu saya tidak tahu. Kata salah satu pimpinannya, hanya takut kepada Tuhan saja," ucap Anas.
"Siapa yang salahgunakan dana bailout Century, tugas KPK untuk mencarinya. Datanya sebagian besar sudah ada di KPK," tandasnya.
Usut Century, Bamsoet desak KPK periksa Susno Duadji
(lal)