Pimpinan KPK kehilangan semangat berantas korupsi
Minggu, 24 November 2013 - 14:20 WIB
Pimpinan KPK kehilangan semangat berantas korupsi
A
A
A
Sindonews.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menegaskan, semangat para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu sudah semakin tidak dapat diharapkan oleh masyarakat.
Terlebih dengan adanya tim penyidik KPK yang menyambangi kantor Wakil Presiden RI Boediono untuk melakukan pemeriksaan terkait perkara bailout Bank Century. Hal tersebut menjelaskan bahwa KPK sudah semakin kehilangan keberanian untuk memberantas korupsi, kendati yang akan dipanggil tersebut adalah Wakil Presiden Boediono.
"Karena semangat perang berantas korupsi para pimpinan KPK ternyata tidak setingg harapan kita," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam pesan singkatnya, Jakarta, Minggu (24/11/2013).
MAKI pun menegaskan bahwa KPK seharusnya tidak takut dengan siapapun untuk memberantas kasus korupsi, sekalipun tersangka tersebut adalah seorang Presiden di negara Indonesia. "Mestinya KPK tidak boleh menunjukkan takut kepada siapapun," tegas Boyamin.
"MAKI saja yang organisasi tanpa bentuk berani gugat praperadilan kasus Century dengan sebut keterlibatan Budiono sebagai tersangka masak KPK malah kalah," sambung Boyamin.
Bamsoet kritik pengakuan Boediono soal Century
Terlebih dengan adanya tim penyidik KPK yang menyambangi kantor Wakil Presiden RI Boediono untuk melakukan pemeriksaan terkait perkara bailout Bank Century. Hal tersebut menjelaskan bahwa KPK sudah semakin kehilangan keberanian untuk memberantas korupsi, kendati yang akan dipanggil tersebut adalah Wakil Presiden Boediono.
"Karena semangat perang berantas korupsi para pimpinan KPK ternyata tidak setingg harapan kita," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam pesan singkatnya, Jakarta, Minggu (24/11/2013).
MAKI pun menegaskan bahwa KPK seharusnya tidak takut dengan siapapun untuk memberantas kasus korupsi, sekalipun tersangka tersebut adalah seorang Presiden di negara Indonesia. "Mestinya KPK tidak boleh menunjukkan takut kepada siapapun," tegas Boyamin.
"MAKI saja yang organisasi tanpa bentuk berani gugat praperadilan kasus Century dengan sebut keterlibatan Budiono sebagai tersangka masak KPK malah kalah," sambung Boyamin.
Bamsoet kritik pengakuan Boediono soal Century
(lal)