Agar tak disadap, Indonesia harus perhatikan 3 hal ini
Jum'at, 22 November 2013 - 17:21 WIB
Agar tak disadap, Indonesia harus perhatikan 3 hal ini
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq menegaskan, ada tiga hal penting yang harus dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, jika peristiwa penyadapan tidak ingin terulang.
Hal pertama yang harus dilakukan menurut Mahfudz yakni, penguatan sistem informasi nasional dengan cara membangun kebijakan politik yang jelas dan terarah.
"Tapi kebijakan politik Indonesia harus clear dulu, jangan berpikir a thousand friends zero enemy," kata Mahfudz dalam dialog pergerakan dengan tema Penyadapan dan Diplomasi Kita di Rumah Pergerakan di Teluk Langsa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/11/2013).
Lalu yang kedua adalah menguatkan sistem teknologi. Menurut Mahfudz, Indonesia harus mengupayakan cara-cara strategis untuk menguatkan sistem teknologi, agar dapat bersaing dengan sistem teknologi asing.
"Teknologi kita di bidang komunikasi dan teknologi, itu semua teknologi barat produk Amerika. Secara politis kita membuka pintu untuk disadap," jelas Mahfudz.
Lalu yang terakhir adalah, Indonesia harus memiliki sikap akan kontra sinyal intelegen untuk memperkecil peluang penyadapan. Dengan tiga hal tersebut, Mahfudz meyakini, Indonesia akan bebas dari penyadapan yang dilakukan oleh bangsa asing.
Berita terkait:
Indosat & Telkomsel klaim tak terlibat penyadapan Australia
Hal pertama yang harus dilakukan menurut Mahfudz yakni, penguatan sistem informasi nasional dengan cara membangun kebijakan politik yang jelas dan terarah.
"Tapi kebijakan politik Indonesia harus clear dulu, jangan berpikir a thousand friends zero enemy," kata Mahfudz dalam dialog pergerakan dengan tema Penyadapan dan Diplomasi Kita di Rumah Pergerakan di Teluk Langsa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/11/2013).
Lalu yang kedua adalah menguatkan sistem teknologi. Menurut Mahfudz, Indonesia harus mengupayakan cara-cara strategis untuk menguatkan sistem teknologi, agar dapat bersaing dengan sistem teknologi asing.
"Teknologi kita di bidang komunikasi dan teknologi, itu semua teknologi barat produk Amerika. Secara politis kita membuka pintu untuk disadap," jelas Mahfudz.
Lalu yang terakhir adalah, Indonesia harus memiliki sikap akan kontra sinyal intelegen untuk memperkecil peluang penyadapan. Dengan tiga hal tersebut, Mahfudz meyakini, Indonesia akan bebas dari penyadapan yang dilakukan oleh bangsa asing.
Berita terkait:
Indosat & Telkomsel klaim tak terlibat penyadapan Australia
(maf)