Menlu: Dampak penyadapan tak bisa diremehkan

Selasa, 19 November 2013 - 19:33 WIB
Menlu: Dampak penyadapan...
Menlu: Dampak penyadapan tak bisa diremehkan
A A A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa mengatakan, penyadapan yang diduga dilakukan intelijen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta beberapa pejabat lainnya, tidak bisa dianggap remeh dampaknya.

"Jadi saya kira pihak Australia perlu terus kembangkan sikap dan posisinya, karena ini terus terang sesuatu yang tidak bisa dikecilkan atau diremehkan dampaknya," ujar Marty Natalegawa di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

Lebih lanjut dia menuturkan bahwa pihaknya telah memanggil pulang Duta Besar RI untuk Australia di Canberra untuk melakukan konsultasi menyikapi kabar dugaan penyadapan yang dilakukan intelijen Australia.

"Beliau sedang dalam perjalanan kembali ke tanah air. Kita akan evaluasi hari demi hari," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan Radio Australia, materi intelijen yang dibocorkan Edward Snowden mengungkap Australia ternyata menyadap pembicaraan telepon Presiden SBY dan sejumlah pejabat lainnya di tahun 2009. Data itu juga menunjukkan jenis-jenis telepon pejabat Indonesia yang disadap Australia.

Penyadapan juga ditujukan bagi pejabat dan orang dekat SBY. Mereka adalah istri SBY, Ani Yudhoyono, Wapres Boediono, mantan Wapres Jusuf Kalla, mantan Jubir Presiden Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng, mantan Mensesneg Hatta Rajasa, mantan Menko Ekuin Sri Mulyani, mantan Menko Polhukam Widodo AS, dan mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil.

Hatta sebut penyadapan terhadap presiden hal serius
(lal)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved