KPU akui manula tanpa KTP terdaftar di DPT

Jum'at, 15 November 2013 - 13:50 WIB
KPU akui manula tanpa...
KPU akui manula tanpa KTP terdaftar di DPT
A A A
Sindonews.com - Bermacam-macam problem Daftar Pemilih Tepat (DPT) bermasalah atau invalid yang ditemukan petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) saat melakukan perbaikan 10,4 juta pemilih invalid yang terdaftar dalam DPT.

Baru-baru ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menemukan beberapa fakta pemilih yang masuk dalam kategori pemilih penduduk berusia lanjut atau manusia lanjut usia (Manula) terdaftar sebagai pemilih meski tak mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat utama mencoblos.

"Setelah itu responden tidak pernah lagi mengurus KTP dengan alasan sudah tua. Ini beberapa kasus yang sempat kami temui di lapangan," kata Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (15/11/2013).

Saat seperti itu, lanjut Ferry, pihaknya membutuhkan data lengkap dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk diserahkan kepada petugas PPS yang melakukan perbaikan dan verifikasi ulang tingkat Kabupaten atau Kota.

"Semoga dengan koordinasi yang baik antara KPU dan Dukcapil, problem semacam ini dapat segera dituntaskan dan pemilih kita memiliki elemen data yang lengkap,” ujarnya.

Ferry menceritakan, salah satu responden yang ditemui petugas bernama Senen dengan alamat Dusun III Desa Tambak Rejo, Kecamatan Padang Jaya. Senen tercatat sebagai pemilih di TPS 5 tetapi elemen datanya tidak lengkap. Kepada petugas PPS, Senen mengaku dirinya memiliki kartu tanda penduduk terakhir tahun 1989 ketika masih bekerja sebagai salah satu pegawai BUMN.

Sementara itu, Ferry meminta kepada masyarakat turut aktif melaporkan DPT bermasalah yang terdapat di lingkungan keluarga atau sekitarnya. Sebab, KPU mengaku kesulitan untuk mendata pemilih invalid jika tak dibantu dengan penyertaan nama (by name) dan alamat (by address).

"Kalau memiliki informasi terkait data pemilih yang elemen datanya tidak standar, silakan disampaikan kepada petugas kami di lapangan untuk dapat dilakukan koreksi,” imbuhnya.

Baca berita:
SBY bantah pemerintah sengaja ciptakan DPT bermasalah
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved